Harga BBM Naik, Bus Sekolah Gunungkidul Pangkas Layanan
Kenaikan BBM non subsidi bikin layanan bus sekolah Gunungkidul dipangkas. Dishub hanya operasikan layanan pagi hari.
Ilustrasi sampah. /Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul memastikan lokasi pembangunan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) pesisir berada di Dusun Wonosobo, Banjarejo, Tanjungsari. Hingga saat ini, konsultan perencana masih menyelesaikan dokumen untuk pembangunan TPAS.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul Agus Priyanto mengatakan penunjukan lokasi pembangunan di Dusun Wonosobo hasil rekomendasi dari konsultan perencana.
Sebelum penunjukan, ada tiga opsi untuk pembangunan TPAS. Ketiga lokasi ini meliputi Desa Banjero, Tanjungsari, Desa Monggol, Saptosari dan Desa Tepus, Kecamatan Tepus. “Dari tiga opsi, yang dipilih lokasi di Dusun Wonosobo, Banjarejo,” kata Agus kepada wartawan, Senin (12/11/2018).
Menurut dia, pemilihan lokasi di Banjero karena letaknya yang berada di tengah sehingga akses lebih mudah. Salah satu tujuan pembangunan TPAS di pesisir untuk menampung sampah-sampah dari kegiatan pariwisata. “Lokasinya dari wisata Pantai Kodok ke utara. Di sana nanti akan dibangun TPAS seluas sekitar lima hektare,” ungkapnya.
Disinggung mengenai perkembangan pembangunan, mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan ini menuturkan, konsultan perencana hingga sekarang masih menyelesaikan dokumen untuk pembangunan TPAS. “Kita masih tunggu. Rencananya pembangunan akan didanai oleh Pemerintah Pusat,” katanya lagi.
Pemilik Warung Makan Griyo Wono di Desa Kemadang, Tanjungsari Ngatno mengaku tidak mempermasalahkan rencana pembuatan TPAS di kawasan pesisir. Ini lantaran, fasilitas tersebut juga dibutuhkan untuk menampung sisa sampah dari kegiatan kepariwisataan di kawasan Pantai Selatan.
Kendati demikian, ia meminta agar rencana pembuatan dilakukan dengan kajian yang matang sehingga keberadaannya nanti tidak menimbulkan masalah baru. “Ya kalau tanpa perencanaan yang matang, saya yakin akan ada masalah baru. Di antaranya bau dan adanya lalat di sekitar lokasi. Jadi pembuatan harus dikaji dengan benar karena ini juga menyangkut sektor pariwisata di wilayah pesisir,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenaikan BBM non subsidi bikin layanan bus sekolah Gunungkidul dipangkas. Dishub hanya operasikan layanan pagi hari.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.