DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Ilustrasi banjir./Ist-Basarnas Kendari via Okezone
Harianjogja.com, BANTUL-Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta telah menetapkan status siaga darurat banjir dan tanah longsor menyikapi musim hujan yang sudah berlangsung saat ini.
"Status siaga darurat banjir dan tanah longsor sudah dilakukan sejak awal November, ini sebagai langkah persiapan jika sewaktu-waktu terjadi bencana akibat cuaca ekstrem," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto di Bantul, Rabu (14/11/2018).
Dia mengatakan cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi berpeluang terjadi di berbagai daerah, termasuk wilayah Bantul. Hal itu sesuai dengan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta.
Kondisi tersebut, kata dia, bisa mengakibatkan banjir genangan dan tanah longsor jika terjadi hujan deras dengan waktu lama, seperti pengalaman pada musim hujan sebelumnya.
"Kalau potensi tanah longsor terdapat di kawasan perbukitan, meliputi sebagian wilayah Dlingo, Piyungan, Pleret, Pundong, Imogiri, dan Pajangan, sedangkan potensi banjir di wilayah sekitar bantaran sungai," katanya.
Dwi mengatakan dengan penetapan status siaga darurat bencana itu, organisasi perangkat daerah bisa lebih mudah mengajukan anggaran belanja tak terduga kepada bupati jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
"Dana bisa kita ajukan jika memang diperlukan untuk berbagai kegiatan, misalkan pembuatan posko-posko pantauan di lapangan, termasuk untuk kebutuhan logistik, yaitu makan dan minum para relawan," katanya.
BPBD Bantul akan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan instansi terkait serta relawan guna menyikapi masuknya musim hujan dengan potensi cuaca ekstrem.
"Setelah rapat nanti kita juga akan mengeluarkan surat edaran terkait kesiapan masyarakat menghadapi potensi banjir dan longsor," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Tren baju murah untuk foto liburan merebak di kalangan turis China. Pakaian lalu dibuang atau dijual kembali dan memicu isu limbah tekstil.
Power window mobil seret bisa disebabkan debu hingga karet aus. Kenali penyebab dan cara mengatasinya dengan silicone spray.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.