Update Korban Banjir Nepal-China: 1.280 Tewas, 5.620 Masih Hilang
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.
Ilustrasi banjir./Ist-Basarnas Kendari via Okezone
Harianjogja.com, BANTUL-Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta telah menetapkan status siaga darurat banjir dan tanah longsor menyikapi musim hujan yang sudah berlangsung saat ini.
"Status siaga darurat banjir dan tanah longsor sudah dilakukan sejak awal November, ini sebagai langkah persiapan jika sewaktu-waktu terjadi bencana akibat cuaca ekstrem," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto di Bantul, Rabu (14/11/2018).
Dia mengatakan cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi berpeluang terjadi di berbagai daerah, termasuk wilayah Bantul. Hal itu sesuai dengan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta.
Kondisi tersebut, kata dia, bisa mengakibatkan banjir genangan dan tanah longsor jika terjadi hujan deras dengan waktu lama, seperti pengalaman pada musim hujan sebelumnya.
"Kalau potensi tanah longsor terdapat di kawasan perbukitan, meliputi sebagian wilayah Dlingo, Piyungan, Pleret, Pundong, Imogiri, dan Pajangan, sedangkan potensi banjir di wilayah sekitar bantaran sungai," katanya.
Dwi mengatakan dengan penetapan status siaga darurat bencana itu, organisasi perangkat daerah bisa lebih mudah mengajukan anggaran belanja tak terduga kepada bupati jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
"Dana bisa kita ajukan jika memang diperlukan untuk berbagai kegiatan, misalkan pembuatan posko-posko pantauan di lapangan, termasuk untuk kebutuhan logistik, yaitu makan dan minum para relawan," katanya.
BPBD Bantul akan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan instansi terkait serta relawan guna menyikapi masuknya musim hujan dengan potensi cuaca ekstrem.
"Setelah rapat nanti kita juga akan mengeluarkan surat edaran terkait kesiapan masyarakat menghadapi potensi banjir dan longsor," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.
Harga emas Pegadaian hari ini, Sabtu 5 September 2026, mencakup Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga buyback.
Kemlu memastikan dampak kabut asap karhutla lintas negara ditangani melalui kerja sama ASEAN dan koordinasi dengan negara tetangga.
Prabowo meminta penertiban kawasan hutan dilakukan tegas, profesional, transparan, dan akuntabel. Hasil penanganan diumumkan September 2026.
China menangkap 52 warga Singapura di Guangxi terkait dugaan skema piramida. Investigasi masih berlangsung dan Singapura meminta informasi.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp84.000 per kg. Simak daftar harga pangan nasional menurut PIHPS 5 September 2026.