Presiden Kolombia Tetapkan Darurat Ekonomi, 53.526 Rumah Rusak
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
Ilustrasi banjir./Ist-Basarnas Kendari via Okezone
Harianjogja.com, BANTUL-Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta telah menetapkan status siaga darurat banjir dan tanah longsor menyikapi musim hujan yang sudah berlangsung saat ini.
"Status siaga darurat banjir dan tanah longsor sudah dilakukan sejak awal November, ini sebagai langkah persiapan jika sewaktu-waktu terjadi bencana akibat cuaca ekstrem," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto di Bantul, Rabu (14/11/2018).
Dia mengatakan cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi berpeluang terjadi di berbagai daerah, termasuk wilayah Bantul. Hal itu sesuai dengan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta.
Kondisi tersebut, kata dia, bisa mengakibatkan banjir genangan dan tanah longsor jika terjadi hujan deras dengan waktu lama, seperti pengalaman pada musim hujan sebelumnya.
"Kalau potensi tanah longsor terdapat di kawasan perbukitan, meliputi sebagian wilayah Dlingo, Piyungan, Pleret, Pundong, Imogiri, dan Pajangan, sedangkan potensi banjir di wilayah sekitar bantaran sungai," katanya.
Dwi mengatakan dengan penetapan status siaga darurat bencana itu, organisasi perangkat daerah bisa lebih mudah mengajukan anggaran belanja tak terduga kepada bupati jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
"Dana bisa kita ajukan jika memang diperlukan untuk berbagai kegiatan, misalkan pembuatan posko-posko pantauan di lapangan, termasuk untuk kebutuhan logistik, yaitu makan dan minum para relawan," katanya.
BPBD Bantul akan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan instansi terkait serta relawan guna menyikapi masuknya musim hujan dengan potensi cuaca ekstrem.
"Setelah rapat nanti kita juga akan mengeluarkan surat edaran terkait kesiapan masyarakat menghadapi potensi banjir dan longsor," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.