Hasil Final Pegadaian Championship PSS vs Garudayaksa: Skor 2-2
Gustavo Tocantins mencetak dua gol identik ke gawang Garudayaksa dan membawa PSS Sleman memaksa laga final berlanjut.
Pejabat kabupaten kota di DIY menerima materi terkait pengembangan laman Jogja Belajar, Jumat (23/11/2018)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA—Disdikpora DIY secara resmi meluncurkan aplikasi Jogja Belajar di Kantor Disdikpora DIY, Jumat (23/11/2018). Aplikasi yang merupakan hasil sinergi antara Pemda DIY dengan Google melalui PT Duta Digital Informatika yang merupakan mitra resmi Google for Education di Indonesia itu menyediakan beragam konten pembelajaran yang bisa dimanfaatkan guru maupun siswa.
Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan melalui Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Tekkomdik), pihaknya berupaya menciptakan terobosan baru terutama teknologi media pembelajaran bagi masyarakat. Program ini tak lain untuk mendukung agar pendidikan di DIY menjadi pusat pendidikan terkemuka di Asia pada 2025 mendatang.
"Bukan hanya diberikan jaringannya saja, Gmail sebagai latar belakang Jogja Belajar, nanti setiap anak yang memiliki akun Jogja Belajar diberikan storage yang unlimited, berapapun dia menggunakan tetap bisa," kata Aji di sela-sela peluncuran program tersebut.
Sedangkan soal layanan Internet, dia mengaku telah berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY. “Ketimbang berlangganan Internet sendiri, lebih baik jika di setiap sekolah bisa ditambah dukungan jaringan Internet,”ucap dia.
Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan kerja sama itu merupakan bagian dari antisipasi Pemda DIY untuk mengantisipasi revolusi industri 4.0 karena butuh kesiapan SDM. Sehingga sekolah harus ramah dengan digitalisasi, sehingga sepakat menggandeng Google untuk menambah fitur di laman Jogja Belajar. "Selain itu program ini untuk mengarahkan anak dalam penggunaan gadget ke arah yang positif," ujarnya.
Presiden Director PT Duta Digital Informatika Arya Sanjaya mengatakan dalam kerja sama itu pihaknya tinggal memperbaiki laman Jogja Belajar yang sebelumnya sudah dikembangkan Tekkomdik DIY. Bentuk kerja sama itu dilakukan dalam rangka meningkatkan domain jogjabelajar.org menjadi domain pendidikan berbasis teknologi Google sehingga pengguna secara otomatis bisa menggunakan seluruh aplikasi produktivitas untuk pendidikan yang ada di Google.
"Dengan layanan ini, laman Jogja Belajar yang awalnya hanya lima fitur JB Media, JB Budaya, JB Radio, JB Tube dan JB Class, kini ditambah JB Mail," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gustavo Tocantins mencetak dua gol identik ke gawang Garudayaksa dan membawa PSS Sleman memaksa laga final berlanjut.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Harga pangan nasional hari ini menunjukkan cabai rawit merah Rp78.500/kg, telur Rp33.950/kg. Simak daftar lengkap harga terbaru dari PIHPS.
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
Satpol PP Bantul menertibkan puluhan spanduk dan rontek liar yang dipasang melintang di jalan dan dekat lampu lalu lintas.
Meta memakai AI untuk mendeteksi akun anak di bawah 13 tahun di Facebook dan Instagram tanpa verifikasi dokumen.