Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Workshop dan sosialisasi Jogja Smart Province, di Hotel Cykaraya, Wonosari, Selasa (27/11/2018). /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mengklaim terus melakukan dukungan untuk pemajuan Jogja Smart Province, yang merupakan kolaborasi kewilayahan berbasis teknologi informasi untuk mendukung penyelesaian isu strategis dan pengembangan potensi DIY.
Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi mengaku sangat mendukung program ini, karena setidaknya akan berpengaruh positif pada tiga aspek. “Dengan ini akan mempercepat dalam tiga aspek pertama pelayanan, lalu pemerintahan, dan pembangunan dengan signifikan,” kata Immawan, Selasa (27/11).
Dikatakannya untuk wilayah Gunungkidul sebenarnya tidak ada hambatan begitu berarti untuk mendukung ini. Hanya saja memang diperlukan seseorang khusus, atau anak-anak muda yang nantinya dapat mengelola berbagai hal terkait teknologi informasi ini.
Immawan menekankan yang harus ditingkatkan yaitu etos kerja, karena hal ini sudah lagi bukan inovasi, namun telah menjadi kewajiban. Selain itu sinergitas dengan media dan berbagai pihak lain dinilainya penting.
Ia memaparkan wujud pengembangan teknologi informasi yang telah dilakukan oleh Pemkab Gunungkidul, yaitu Sistem Informasi Desa (SID). Dengan SID ini dikatakannya dapat mempermudah berbagai urusan masyarakat. Selain itu juga dapat memotret kepentingan-kepentingan yang diperlukan dalam perencanaan pembangunan.
Kedepan pemanfaatan perkembangan teknologi informasi itu juga digunakan dalam berbagai hal lain seperti pertanian, perikanan. Sehingga anak-anak muda juga tertarik dengan hal-hal yang dirasa saat ini belum menarik bagi pemuda.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), DIY, Rony Primanto Hari memaparkan Smart Province merupakan salah satu program dasar dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DIY.
“Untuk bisa menjalankan program tersebut harus melakukan kolaborasi dan koordinasi secara kewilayahan dengan kabupaten atau kota, karena ada berbagai permasalahan yang tidak bisa dilaksanakan oleh Kabupaten sendiri. Banyak yang harus dikolaborasikan,” ujarnya.
Rony juga memberi apresiasi terhadap Pemkab Gunungkidul, terkait Smart Province secara program, semangat, dan tata kelola cukup baik. “SID bisa dikatakan cukup maju,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek
OJK menargetkan satu Bank Umum Syariah baru hasil spin-off terbentuk pada 2026 untuk memperkuat industri perbankan syariah nasional.