Asita Khawatir Kenaikan Harga Tiket Pesawat Hambat Pertumbuhan Wisata
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Warga mengevakuasi pohon tumbang./Istimewa-FPRB Srimulyo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kalangan Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Gunungkidul meminta perhatian pada Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ada di Gunungkidul, yang saat ini masih ada beberapa masalah.
Ketua Komisi B DPRD Gunungkidul, Sugito mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul atau Dinas yang membidangi masalah penerangan jalan ini harus benar-benar memperhatikan kondisi PJU.
“Harus diperhatikan kami belum lama mengimbau untuk memperhatikan kabel-kabel lama masih telanjang [tidak ada lapisan pelindungnya], untuk dipangkasi pohon disekitarnya agar tidak ada masalah. Itu kan tidak bisa sembarangan juga memangkas,” ujar Politisi PDIP itu, Selasa (4/12/2018).
Terlebih saat musim penghujan seperti saat ini, gangguan penerangan tersebut akan lebih berbahaya jika terkena pohon tumbang akibat angin kencang, dan dikhawatirkan terjadinya konsleting.
Sugito juga meminta Dinas Perhubungan (Dishub), Gunungkidul dan OPD terkait untuk memperhatikan PJU yang masih mati, karena hal tersebut menyangkut keselamatan pengguna jalan juga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Long weekend 14–17 Mei 2026 di Jogja dipenuhi agenda wisata, budaya, dan event menarik. Simak rekomendasi lengkapnya di sini.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.