Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Situasi kedua truk pascaterlibat kecelakaan lalu lintas di di Jalan Wates-Yogyakarta KM 2, Dusun Dalangan, Desa Triharjo, Kecamatan Wates, Rabu (5/12/2018)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO- Dua truk pengangkut barang saling bertubrukkan alias adu banteng di jalan Wates-Yogyakarta KM 2, Dusun Dalangan, Desa Triharjo, Kecamatan Wates, Rabu (5/12/2018). Kerasnya benturan mengakibatkan kedua kendaraan tersebut rusak parah.
Kasat Lantas Polres Kulonprogo, AKP Maryanto mengungkapkan kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 04.45 WIB. Bermula saat truk box Mercedes Benz bernopol AG 8754 AE pengangkut rokok dari salah satu perusahan tengah melaju dari arah utara ke selatan. Kendaraan tersebut dikemudikan Lamani, 48, selaku sopir dan kernetnya Agung Setiyo, 26. Keduanya warga Kediri, Jawa Timur.
Sementara dari arah berlawanan sebuah truck box merek Hino bernopol B 9526 PF milik salah satu perusahaan es krim yang dikendarai Wariso Suyono, 43, bersama Sahya, 35, warga Bekasi, Jawa Barat juga tengah melaju.
Sesampainya di lokasi kejadian, truk box Mercedes Benz bernopol AG 8754 AE diduga berjalan terlalu kekanan sehingga menabrak truk boks Hino bernopol B 9526 PF.
"Dari dugaan kami truck yang dari utara [Mercedes Benz bernopol AG 8754 AE] melaju terlalu kenanan, sementara dari arah berlawanan ada truk lain sehingga terjadi tabrakkan, tapi nanti masih kami selidiki lebih lanjut," beber Maryanto, Rabu.
Akibat dari kecelakaan ini, kedua truk tersebut mengalami kerusakan di bagian depan dengan kerugian materi mencapai Rp50 juta. Sementara, sopir dan kernet dari kedua kendaraan tersebut mengalami luka ringan dan telah dibawa ke RSUD Wates untuk mendapatkan perawatan.
"Meski rusak parah beruntung tidak ada korban jiwa, sopir dan kernet juga sudah dievakuasi dan telah dirawat ke RSUD Wates, mereka hanya luka ringan," ucapnya.
Salah satu warga sekitar, Arif Azhar, 44, mengungkapkan kecelakaan yang berlangsung pagi hari seusia salat subuh tersebut cukup mengagetkannya. Sebab suara benturan yang ditimbulkan dari tabrakan tersebut terdengar sangat keras. Tidak hanya itu saat dirinya mengecek langsung ke lokasi kejadian, terdapat kobaran api yang muncul di salah satu truk.
"Yang truk merah [menunjuk truk box Mercedes Benz bernopol AG 8754 AE] tadi juga sempet terbakar, saya langsung ambil air buat nyiram," ucap pria yang juga membuka warung makan di seberang lokasi kejadian ini.
Seusai memadamkan api, Arif membantu evakuasi para korban. Menurutnya korban dengan luka paling parah adalah sopir dari truk boks merek Hino bernopol B 9526 PF. Sopir tersebut kata Arif tergencet bodi truk sehingga sulit untuk dievakuasi.
"Lukanya juga parah, saya lihat tadi darahnya bercucuran dan lemas, saya pikir itu patah tulang. Kalau yang lain masih sadar dan ikut membantu evakuasi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.