Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Identitas mayat yang ditemukan di Pantai Jungwok, Kecamatan Girisubo pada Rabu (19/12/2018) yang lalu, akhirnya terungkap dan saat ini jasadnya telah diambil oleh pihak keluarga.
Kapolsek Girisubo, AKP Mursidiyanto mengungkapkan bahwa mayat yang ditemukan di perairan Pantai Jungwok merupakan Ahmad, 38, warga Kampung Sukamaju, Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Identitas tersebut lantaran hasil koordinasi yang dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Girisubo dan tim Inafis Polres Gunungkidul bersama tim Satlinmas Rescue Istimewa Wil 1 Gunungkidul ke sejumlah pihak di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat.
“Kita menerima informasi dari Pos AL Pangandaran bahwa ada nelayan yang hilang di perairan Gombong, Jawa Tengah. Dengan adanya informasi tersebut Unit Reskrim Polsek Girisubo mendapat informasi keluarga korban, sehingga dapat berkomunikasi dengan keluaraga korban,” ujar Mursidi, Jumat (21/12/2018).
Dari komunikasi yang dilakukan, pihak keluarga dan jajaran kepolisian kemudian sepakat mendatangi RSUD Wonosari tempat dimana korban disemayamkan sementara. Akhinya dari hasil pengamatan ciri-ciri yang dimiliki korban, pihak keluarga memastikan bahwa jasad tersebut merupakan Ahmad.
Dikatakan Mursidi, adik kandung korban yang bernama Salehudin membenarkan bahwa korban adalah Ahmad. Dia dapat mengenali melalui Gelang Mote di tangan sebelah kiri dan kalung rantai kecil berwarana putih yang sebelumnya memang dipakai korban.
Mursidi mengungkapkan bahwa pihaknya mendapatkan informasi bahwa sebelumnya pada tanggal 13 Desember 2018, korban bersama empat orang rekannya mencari ikan di perairan Gombong. Kemudian saat perjalanan pulang menggunakan perahu jukung, Ahmad terjatuh dan tenggelam. Upaya pencarian pada saat itu juga dilakukan namun tidak membuahkan hasil.
“Korban diduga jatuh dari kapal yang mereka naiki. Kemduian ya baru ditemukan di perairan Jungwok itu dengan kondisi yang sudah tidak dikenali. Saat ini korban sudah kami serahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Mursidi.
Sebelumnya diketahui, korban ditemukan di perairan pantai Jungwok pada Rabu (19/12/2018) sekitar pukul 08.00 WIB oleh warga yang sedang memancing dan akhirnya dievakuasi oleh Satlinmas Rescue Istimewa Wil 1 Gunungkidul serta pihak kepolisian. Saat ditemukan jasad korban dalam kondisi sulit dikenali.
Petugas kepolisian pun merasa kesulitan melakukan identifikasi lantaran rusaknya sidik jari korban. Selain itu, di wilayah DIY sendiri tidak ada laporan hilangnya warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.