Jadwal Terbaru SIM Keliling Sleman Oktober 2026, Cek Lokasi dan Syaratnya
Cek jadwal SIM Sleman Oktober 2026 di Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE lengkap dengan syarat perpanjangan.
Kadipaten Pura Pakualaman Jogja/Harian Jogja- Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA - Sejumlah prosesi yang kental nuansa adat Jawa akan dilakukan saat pernikahan putra mahkota Pura Pakualaman Jogja. Kadipaten Pura Pakualaman Jogja akan menggelar Dhaup Ageng dalam rangka perkawinan putra mahkota dari pada Sabtu (5/1/2019) mendatang.
Pernikahan BPH Kusumo Bimantoro yang mempersuntingkan Maya Lakshita Noorya itu akan berlangsung sesuai dengan adat istiadat di Istana Pakualaman.
BPH Kusumo Bimantoro merupakan putra sulung dari raja bertahta di Kadipaten Pakualaman, KGPAA Pakualam X yang juga Wakil Gubernur DIY dan KGBRAy Pakualam X. Kusumo Bimantoro saat ini sedang menyelesaikan pendidikan S2, setelah lulus dari Jurusan Arsitektur UGM.
Ketua Umum Dhaup Ageng Puro Pakualaman KPH Indrokusumo menjelaskan prosesi Dhaup Ageng akan sangat kental dengan nuansa budaya. Karena pelaksanaan sesuai dengan adat istiadat asli di Istana Pakualaman.
"Seperti saat akan ijab dari Pura menuju masjid itu dengan jalan kaki dan kembalinya juga jalan kaki," terangnya di sela-sela konferensi pers di Kompleks Pakualaman, Rabu (26/12/2018).
Ketua I Dhaup Ageng Puro Pakualaman KRT Radyowisroyo menambahkan, resepsi hari pertama yang digelar pada Sabtu (5/1/2019), panitia telah menyebar sebanyak 750 undangan khusus untuk tamu penting. Presiden Jokowi dijadwalkan hadir dalam resepsi ini, menteri, duta besar negara sahabat, perwakilan kraton nusantara serta Kraton Solo, Jogja dan Cirebon.
Sedangkan resepsi hari kedua yang dihelat Minggu (6/1/2019) telah menyebar 1.500 undangan yang diperuntukkan bagi kalangan masyarakat, tokoh masyarakat serta lainnya.
Ia menambahkan rangkaian Dhaup Ageng BPH Kusumo Bimantoro dengan Maya Lakshita Noorya diawali dengan Nyekar dan Wilujengan yang bersifat tertutup. Prosesi ini terdiri dari prosesi bucalan pada Senin (24/12/2018) lalu, wilujengan Rabu (26/12/2018), nyekar ke makam leluhur hingga doa bersama di Masjid Kagungan Dalem pada empat masjid yaitu Masjid Ageng Pakualaman, Masjid Sunyaragi, Masjid Girigandha dan Masjid Trayu Kulonprogo.
"Kemudian rangkaian acara pernikahan dimulai dengan majang dan tarub pada Rabu pekan depan," ujarnya.
Selanjutnya Nyengker pada Kamis (3/1/2019), siraman kakung dan putri, midodareni dan tantingan pada Jumat (4/1/2019). Kemudian ijab dihelat pada Sabtu (5/1/2019) pekan depan di Masjid Ageng Pakualaman. Setelah ijab selesai dilanjutkan dengan panggih dan resepsi di Bangsal Sewatama.
"Pengantin putra akan berjalan kaki menuju Masjid Ageng Pakualaman dari Istana Pakualaman. Proses Dhaup Ageng ini akan mengikuti tata cara yang berlaku di istana Pakualaman. Misalnya upacara panggih dan resepsi dilaksanakan di bangunan utama istana yaitu Bangsal Sewatama, bangsal ini biasanya dipakai secara khusus untuk peristiwa penting seperti Jumeneng Dalem," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal SIM Sleman Oktober 2026 di Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE lengkap dengan syarat perpanjangan.
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 6 dibuka hingga 14 Oktober. Simak jadwal seleksi, pengumuman, dan pelatihannya.
Pemuda Mojosongo Solo YD diduga ditangkap Densus 88. Keluarga mempertanyakan perkara dan meminta penjelasan terkait proses hukum.
APBN 2027 memang memangkas subsidi energi Rp11,44 triliun. Namun, klaim gas langka dan harga pasti naik belum terbukti.
Disertasi Jejen Hendar di UII menyoroti pengelolaan TJSP yang masih formalitas dan mendorong regulasi berbasis keadilan sosial.
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.