Gejala Awal Ebola Varian Bundibugyo, Jangan Terkecoh Mirip Flu Biasa
Kenali gejala awal Ebola varian Bundibugyo yang kini menjadi perhatian dunia. Dosen FKIK UMY menjelaskan gejala, kelompok berisiko, hingga langkah pencegahan.
Kadipaten Pura Pakualaman Jogja/Harian Jogja- Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA - Hajatan Dhaup Ageng putra mahkota Pura Pakualaman Jogja akan digelar sederhana tanpa meninggalkan pakem adat istiadat Jawa. Tidak ada kirab di pernikahan agung tersebut.
Kadipaten Pura Pakualaman Jogja akan menggelar Dhaup Ageng dalam rangka perkawinan putra mahkota pada Sabtu (5/1/2019) mendatang. Pernikahan BPH Kusumo Bimantoro yang mempersuntingkan Maya Lakshita Noorya itu akan berlangsung sesuai dengan adat istiadat di Istana Pakualaman.
BPH Kusumo Bimantoro merupakan putra sulung dari raja bertahta di Kadipaten Pakualaman KGPAA Pakualam X yang juga Wakil Gubernur DIY dan KGBRAy Pakualam X. Kusumo Bimantoro saat ini sedang menyelesaikan pendidikan S2, setelah lulus dari Jurusan Arsitektur UGM.
Putra kelahiran 10 April 1992 ini merupakan alumnus SMPN 5 Jogja dan SMAN 5 Jogja. Sedangkan Maya Lakshita Noorya merupakan putri pasangan Mandiyo Priyo dan Rina Wijayanti. Maya yang seorang dokter kelahiran 27 April 1991 saat ini masih bertugas di salah satu Puskesmas di Kota Jogja. Jenjang pendidikan SMP dan SMA satu alumni dengan BPH Kusumo Bimantoro.
Ketua Umum Dhaup Ageng Puro Pakualaman KPH Indrokusumo menjelaskan prosesi Dhaup Ageng akan sangat kental dengan nuansa budaya. Karena pelaksanaan sesuai dengan adat istiadat asli di Istana Pakualaman.
Namun kata dia, sesuai dengan kehendak Paku Alam X, pernikahan dilaksanakan secara sederhana dengan tidak meninggalkan pakem dari nilai tradisi pernikahan di Pura Pakualamana era dahulu.
"Tidak ada kirab [pengantin] karena sesuai dengan kehendak beliau, tidak perlu besar-besaran tetapi tetap pada pakemnya. Seperti saat akan ijab dari Pura menuju masjid itu dengan jalan kaki dan kembalinya juga jalan kaki," terangnya di sela-sela konferensi pers di Kompleks Pakualaman, Rabu (26/12/2018).
Ia menambahkan proses pernikahan itu sesuai dengan putra putri dalem yang bertakhta di Pura Pakualaman. Mengingat BPH Kusumo Bimantoro merupakan anak pertama dari dua bersaudara, sehingga kemungkinan besar adiknya di kemudian hari juga akan berlangsung dengan cara yang sama. Sehingga tidak ada pengecualian putra mahkota atau tidaknya. "Persiapan Dhaup Ageng telah mencapai 90%," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenali gejala awal Ebola varian Bundibugyo yang kini menjadi perhatian dunia. Dosen FKIK UMY menjelaskan gejala, kelompok berisiko, hingga langkah pencegahan.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Di tengah impitan tekanan fiskal dan ketidakpastian geopolitik dunia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen penuh untuk memastikan setiap rupiah
Francesco Bagnaia membidik podium di MotoGP Jerman 2026 meski mengakui Sachsenring bukan sirkuit favoritnya. Hasil positif dibutuhkan untuk memperbaiki posisi k
20 password paling sering digunakan di 2026 versi NordPass! Cek apakah password Anda ada di daftar ini.
Jumlah kecelakaan lalu lintas di Sleman naik 9 persen pada semester I 2026 menjadi 1.454 kasus. Polisi menyebut mobilitas masyarakat dan pelanggaran lalu lintas