Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Ilustrasi KTP elektronik./Harian Jogja/Desi Suryanto
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kulonprogo mengejar target 100% perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) sebelum pelaksanaan Pemilu 2019 pada 17 April 2019.
Kepala Disdukcapil Kulonprogo Djulistyo memaparkan sampai saat ini dari total wajib KTP mencapai 344.838 jiwa, kantornya baru menyelesaikan perekaman e-KTP pada 338.000 jiwa sementara 6.834 jiwa lagi belum merekam e-KTP.
“Targetnya selesai 100 persen sebelum Pemilu 2019,” ucapnya kepada Harian Jogja, Senin (21/1/2019). Ia mengatakan untuk mengejar target tersebut dilakukan jemput bola perekaman e-KTP. Disdukcapil menerjunkan personel ke beberapa lokasi, mulai dari sekolah sampai ke desa-desa.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kulonprogo Siti Arifiati menuturkan kantornya pada Minggu (20/1) jemput bola perekaman e-KTP ke Alun-Alun Wates. Total ada 160 warga yang mengikuti perekaman e-KTP di tempat itu. Disdukcapil juga akan jemput bola perekaman e-KTP ke delapan sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yuki Tsunoda kembali tampil di F1 pada GP Belanda 2026 bersama Racing Bulls setelah Isack Hadjar absen akibat cedera pergelangan tangan.
KPK mengungkap dugaan suap ratusan juta rupiah untuk masuk Fakultas Kedokteran Unsoed. KPK juga mendalami dugaan praktik di fakultas lain.
Jalan Plono-Nglinggo Kulonprogo rusak parah dan jadi akses wisata. Pemkab mengajukan anggaran Inpres 2026 sebesar Rp54,95 miliar.
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Kualitas udara Pontianak mencapai AQI 328 dan masuk kategori Berbahaya akibat karhutla. Palangkaraya juga masuk kategori Tidak Sehat.