RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Anggota Komisi D DPRD DIY, Danang Wahyu Broto menyampaikan materi dalam bedah buku di Balai Desa Timbulharjo, Sewon, Bantul, Kamis (7/2/2019)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY bersama Komisi D DPRD DIY mengajak masyarakat untuk mengenali ancaman dan bahaya narkoba, serta upaya penanggulangan bagi anak yang terkena narkoba.
Sosialisasi itu dilakukan dalam bentuk diskusi dan bedah buku berjudul Napza: Ancaman, Bahaya, Regulasi, dan Solusi Penanggulangannya yang digelar di Balai Desa Timbulharjo, Sewon, Bantul, Kamis (7/2/2019). Buku karya Aulia Fadhli itu mengupas soal jenis narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (napza).
Tak hanya itu, buku setebal 166 halaman tersebut juga membahas soal sejarah, undang-undang psikotropika dan narkoba, fenomena peredaran narkoba, penegakan hukum yang terjerat narkoba, hingga adanya proses rehabilitasi. "Saat ini penindakan narkoba lebih manusiawi selain penindakan ada langkah-langkah pembinaan melalui rehabilitasi. Tidak melulu masuk penjara," kata Aulia dalam diskusi tersebut.
Kepala Seksi Pengembangan Minat dan Budaya Baca BPAD DIY, Aris Widiyanto mengatakan diskusi dan bedah buku di Timbulharjo merupakan bagian dari upaya menggelorakan minat baca masyarakat. Sedangkan terkait dengan pemilihan materi napza, kata dia, karena berdasarkan usulan masyarakat, Kecamatan Sewon merupakan salah satu wilayah yang rawan peredaran narkoba. “Dari diskusi dan bedah buku ini masyarakat diharapkan memahami ancaman dan bahaya narkoba serta mengetahui cara menanggulaninya," kata Aris.
Tidak hanya buku soal napza, Aris mengajak masyarakat untuk gemar membaca buku lainnya yang bisa diakses di perpustakaan desa. Sejauh ini, pihaknya sudah menyuplai sebanyak 1.000 eksemplar buku di setiap perpustakaan desa, termasuk Desa Timbulharjo.
Angota Komisi D DPRD DIY, Danang Wahyu Broto menanggapi masih rendahnya minat baca masyarakat merupakan sebuah tantangan yang perlu dipecahkan, salah satunya melalui kampanye gemar membaca dan bedah buku di masyarakat. Dengan membaca, kata dia, wawasan masyarakat akan jauh lebih terbuka.
"Adanya perpustakaan dan gerakan gemar membaca, bedah buku menjadi pendukung menuju target kesejahteraan. Kami akan berupaya mengawal anggaran untuk melancarkan program-program BPAD [DIY]," ucap Danang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Kenali perbedaan BEV, HEV, PHEV, dan REEV pada mobil listrik dan hybrid sebelum memilih kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Jose Mourinho dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan untuk kembali melatih Real Madrid dengan kontrak dua tahun.
Pengumuman UTBK-SNBT 2026 dibuka 25 Mei pukul 15.00 WIB. Simak link resmi, cara cek hasil, dan jadwal unduh sertifikat UTBK.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S