Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Ilustrasi penambangan pasir/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Sungai-sungai yang berhulu Gunung Merapi masih membutuhkan setidaknya 109 dam sabo.
PLH Kepala Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO) Jogja Pramono mengatakan di kaki Merapi terdapat 251 sabo dam yang berfungsi mengendalikan banjir lahar. Ratusan sabo itu berada di 15 sungai di DIY maupun Jawa Tengah. Total daya tampung seluruhnya sekitar 12,3 juta meter kubik. “Khusus untuk Kali Gendol ada 20 dam sabo dengan total kapasitas tampung saat ini sekitar 1,1 juta meter kubik,” kata dia kepada Harian Jogja, Minggu (10/2/2019).
Di Kali Gendol hanya ada satu sabo yang masih tertimbun material erupsi 2010. Selain itu, ada tiga dam sabo yang rusak tetapi masih berfungsi untuk menampung material.
“Ketiga dam sabo ini sedang diperbaiki dan direncanakan selesai tahun ini. Kami pastikan, Kali Gedol relatif siap menghadapi erupsi yang akan datang,” kata dia.
Berdasarkan data yang dimiliki BBWSO, perkiraan potensi sedimen yang akan mengalir di Kali Gendol sekitar 2,1 juta meter kubuk. “Jika tidak terjadi erupsi, material ini tidak turun sekaligus, namun sedikit-sedikit, paling banyak dalam 0,5 juta meter kubik dalam satu tahun pertama pasca erupsi. Jadi Kali Gendol masih aman karena total kapasitas tampung lebih besar dari yang akan mengalir sekitar 0,5 juta meter kubik,” kata dia.
Dia menyebutkan sejatinya masih dibutuhkan sekitar 109 dam sabo lagi di wilayah Merapi. Namun, hal itu belum bisa terealisasi karena terbentur masalah biaya.
“Dam sabo ini fungsi berfungsi meredam luncuran material yang turun. Jadi bisa sebagai pertahanan laju material yang turun dari atas, jadi melambat,” katanya.
“Kegiatan pengambilan komoditas tambang di sungai harus sesuai dengan rekomendasi teknis BBWS Serayu Opak. Tidak boleh ada penambangan yang dilakukan di luar wilayah yang direkomendasikan oleh BBWS Serayu Opak.”
Kepala Dinas Penanaman Modal Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal (DPPM) DIY Arief Hidayat mengharapkan agar perusahaan penambangan melakukan aktivitas sesuai yang rekomendasi. DPPM, kata dia, mengeluarkan izin sesuai dengan dokumen lingkungan yang diajukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
BRIN memperkenalkan tabung CNG bertekanan rendah kepada Presiden Prabowo yang diklaim berpotensi mengurangi impor LPG.
GTRA Kulon Progo mendorong konsolidasi lahan di Jangkaran dan Ngestiharjo untuk mempercepat kepastian hukum dan menyelesaikan sengketa tanah.
Anggota DPRD DIY Aslam Ridlo mengatakan kegiatan literasi dapat menjadi pintu masuk untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan anak.
James Trafford resmi bergabung dengan Leeds United dari Manchester City dan menjadi kiper asal Inggris termahal sepanjang sejarah.
KAI menyiapkan roadmap Trans Sumatra, sementara China dan Rusia mulai menjajaki investasi proyek Kereta Trans Kalimantan.