40 Ribu Lebih Kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul Aktif Lagi
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Deklarasi anti politik uang yang diikrarkan oleh kepala desa, perwakilan parpol dan tim kampanye capres di area parkir Embung Nglanggeran, Desa Nglanggeran, Patuk, Sabtu (23/2)./ Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Bawaslu Gunungkidul menggelar acara deklarasi antipolitik uang di area parkir Embung Nglanggeran, Sabtu (23/2). Deklarasi ini selain menghadirkan 18 kepala desa, juga mengundang perwakilan dari partai politik dan juru kampanye dari calon presiden.
Meski demikian, tidak semua pihak hadir karena ada enam partai politik yang absen. Hal ini terlihat dari penandatangan pakta integritas untuk tolak politik uang. Keenam parpol yang tidak hadir yaitu PDI Perjuangan, Nasdem, Hanura, Gerindra, PAN dan PKPI.
Anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo menyayangkan ketidakhadiran partai politik tersebut. Menurut dia, parpol bisa menjadi salah satu kunci dalam pelaksanaan pemilu dengan adil jujur dan aman. “Kami sayangkan karena ada parpol yang tidak hadir,” kata Ratna kepada wartawan, di sela acara.
Kehadiran parpol, katanya, menunjukan komitmen yang kuat dan komitmen moral untuk terhadap pencegahan politik uang. Selain itu, sebagai upaya memberikan jaminan jika politik uang tidak terjadi di Pemilu 2019. “Sebenarnya kami berharap seluruh partai politik bisa hadir,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, seluruh peserta, baik perwakilan parpol, tim kapanye capres dan kepala desa mendeklakrasikan tolak politik uang.
Menurut Ratna, kegiatan deklarasi di Gunungkidul merupakan yang keempat di Indonesia. Ia pun berharap kegiatan ini bisa diikuti daerah-daerah lain. “Kami ingin seluruh daerah bisa mendeklarasikan anti politik uang,” tambahnya.
Lebih jauh diungkapkan Ratna, di dalam deklarasi ada empat poin penting, yakni desa berkomitmen tolak politik uang, menjaga nilai-nilai demokrasi, mewujudkan pemilu bermartabat dengan menghasilkan pemimpin yang memperjuangkan asipirasi rakyat, serta melaporkan setiap dugaan politik uang.
“Politik uang seperti penyakit kanker stadium lanjut sehingga harus diberantas. Jadi, untuk menghilangkan praktik-praktik kotor ini butuh partisipasi dari masyarakat,” ungkapnya.
Ketua Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono, mengaku sudah menyebar undangan ke seluruh partai politik peserta pemilu 2019. “Kami tidak tahu alasannya [ketidakhadiran],” katanya.
Menurut dia, ketidakhadiran beberapa parpol bukan hal yang harus diperdebatkan karena terpenting gerakan anti politik uang akan terus digalakan dari gerakan sosial mejadi gerakan moral.
“Ini hanya masalah teknis saja dan mungkin parpol yang bersangkutan ada acara sehingga tidak hadir. Yang jelas, kami berkomitmen untuk melakukan pencegahan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Penelitian mengungkap keterikatan emosional terhadap mantan pasangan bisa bertahan lama. Rata-rata seseorang membutuhkan sekitar empat tahun agar perasaan itu b
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan Sheng-Ming Lin/Sung Yi-Hsuan 21-16,
PSS Sleman memastikan mayoritas pemain dalam kondisi fit jelang Super League 2026/2027. Hanif Sjahbandi segera kembali ke Sleman setelah menjalani pemulihan ced