Hanyut di Sungai, Balita Ditemukan Meninggal Dunia

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jum'at, 01 Maret 2019 01:17 WIB
Hanyut di Sungai, Balita Ditemukan Meninggal Dunia

Ilustrasi mayat./JIBI

Harianjogja.com, BANTUL--Nasib nahas menimpa Achmad Azzam Gibran, warga Tegaldowo, Grujugan, Bantul. Bocah yang belum genap berusia dua tahun itu meninggal dunia setelah jatuh dan terbawa arus sungai pada Kamis (28/2/2019) siang.

Kapolsek Bantul, Komisaris Polisi Munawar Sam mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. Saat itu korban sedang bermain di halaman rumah. Kemudian kakak korban Ahnaf Dzakia mencari ke rumah tetangga. Orang tua korban, Sariyanto juga ikut mencari dan memanggil-manggil nama korban hingga mengundang perhatian warga.

Bersama warga, Sariyanto mencari anaknya sampai menyusuri sungai yang ada di belakang rumahnya."Setelah menyusuri sungai sejauh sekitar 10 meteran, korban atas ditemukan hanyut disungai dengan kedalaman sekitar satu meteran," kata Munawar, melalui sambungan telepon, Kamis (28/2/2019).

Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas 2 Bantul. Dari hasil pemeriksaan tim medis, kata Munawar, korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Ia menduga korban meninggal karena terseret arus sungai yang deras saat hujan "Dari hasil pemeriksaan dokter puskesmas, korban meninggal akibat tenggelam dan tidak ada bekas penganiayaan," ujar Munawar.

Usai diperiksa dan dilakukan olah tempat kejadian perkara, korban diserahkan kepada pihak keluarga. Kasus orang meninggal dunia karena tenggelam juga terjadi di wilayah Gadingsari, Sanden. Tepatnya di Dusun Dayu. Seorang nenek, Pawiro, 80, ditemukan meninggal dunia di kolam ikan yang tidak jauh dari rumahnya di dusun setempat, Kamis (28/2/2019), sekitar pukul 09.00 WIB.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online