Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Objek wisata Watu Goyang, Mangunan, Dlingo, Selasa (5/3/2019). Kawasan inilah yang akan dibangun reatoran desa tahun ini dengan anggaran mencapai Rp800 juta./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Pemdes Mangunan akan membangun restoran desa di Dusun Cempluk, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo. Anggaran untuk restoran ini sudah tersedia sebesar Rp800 juta dari APBDes 2019 Desa Mangunan.
Kepala Desa Mangunan, Jiyono Ihsan mengatakan pembangunan restoran desa akan menempati lahan sekitar sembilan hektare di kawasan wisata Watu Goyang, Mangunan. Lokasi tersebut dipilih lantaran berada di tepi jalan utama Imogiri-Mangunan. “Selain itu pemandangan alam di kawasan itu juga cukup bagus, sehingga dapat memanjakan wisatawan yang makan di area tersebut,” kata dia saat ditemui di Balai Desa Mangunan, Selasa (5/3/2019).
Saat ini Watu Goyang hanya mengandalkan spot swafoto. Setiap wisatawan yang masuk hanya membayar Rp2.500 sehingga kurang efektif sebagai pemasukan kas desa. Padahal pemandangan Watu Goyang cukup bagus, bisa menyaksikan jantung Kota Jogja dan laut selatan.
Maka ide membuat warung makan muncul. Namun bukan sekedar warung makan seperti pada umumnya. "Harus ada yang unik yang bisa dijual. Salah satunya adalah cara memasak, penyajian, dan masakannya akan dikemas berbeda sehingga menjadi daya tarik wisatawan," kata Jiyono.
Dia mencontohkan cara memasak yang biasanya menggunakan kompor dan gas, maka di restoran desa nanti hanya menggunakan tungku dan arang. Semua yang masak dan peramu saji juga mengenakan akaian jawa.
Selain itu menu masakan akan mengandalkan makanan khas ala kampung seperti sayur oblo-oblo, sayur gumbing, tempe garit, ayam kampung. Ada juga gudeg, "Gudegnya bukan gudeg dari nangka seperti biasanya tapi gudeg manggar. Bagi yang tidak suka nasi nanti akan disediakan juga tiwul dan bledak," kata dia
Lebih lanjut Jiyono mengatakan idenya tersebut tidak lepas dari hasil pengamatan pengelolaan wisata di Merapi Sleman. Ia melihat ada salah satu kafe di lereng merapi yang cukup ramai terutama pada malam hari. Sementara pemandangan kawasan tersebut diakuinya malah lebih bagus di Mangunan.
Jiyono menambahkan Watu Goyang salah satu obyek wisata yang dikelola desa selain obyek wisata Watu Mabur, Songgo Langit, dan Watu Lawak. Namun dari sisi pendapatan desa masih kalah dengan obyek wisata yang dikelola masyarakat dan Pemda DIY seperti hutan inus dan Kebun Buah Mangunan.
Meski begitu, dia tak terlalu mempersoalkan karena semua yang mendapatkan manfaatnya adalah masyarakat Desa Mangunan. Pemasukan desa dari sektor pariwisata selama 2018 lalu mencaai 150 juta. "Saya yakin dalam dua tahun ke depan PADes Mangunan meningkat 10 kali lipat," ujar Jiyono.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengatakan objek wisata di Mangunan menjadi salah satu lokasi primadona bagi wisatawan. Namun ia mengingatkan agar pengelola terus berinovasi dan tidak puas dengan keramaian saat ini. Sebab, jika hanya menjual alam lambat laun wisatawan akan bosan.
"Perlu dikemas dengan paket wisata lainnya yang tidak hanya mengandalkan Mangunan tapi bisa kerjasama dengan objek wisata lainnya. Kemudian pelayanan juga perlu diperhatikan," kata Kwintarto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
WhatsApp mulai menguji Restricted Chat di Android dan iOS. Fitur ini membatasi ekspor chat, Meta AI, media, dan linked devices.
Mengusung tajuk Simfoni 1001 Pembatik, THE 1O1 Yogyakarta Tugu menggandeng Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta untuk menyuguhkan pengalaman m
Mobil listrik Pakistan Metro EV punya desain ala Alphard dan Vellfire. Harganya dijanjikan di bawah Rp200 juta dengan jarak tempuh 300 km.
Avengers: Endgame kembali menjadi film terlaris dunia setelah rilis ulang, menggeser Avatar dengan selisih pendapatan yang sangat tipis.
Dishub Kota Jogja memperketat pengawasan parkir selama WJNC 2026. Tarif tetap sesuai Perda, mulai Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.