Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Pekerja merakit kotak suara berbahan dupleks di gedung bekas Pengadilan Agama (PA) Wonosari, Rabu (13/2/2019). /Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.co, WATES --Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kulonprogo sudah memverifikasi kemungkinan adanya Warga Negara Asing (WNA) yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kulonprogo.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kulonprogo, Ria Herlinawati mengatakan pihaknya tidak menemukan adanya WNA yang terdaftar sebagai DPT di Kulonprogo. "Sampai saat ini tidak ada WNA yang masuk pada DPT di Kulonprogo," katanya pada Jumat (8/3/2019).
Ia mengatakan pihaknya melakukan verifikasi dengan menyandingkan data WNA di Kulonprogo dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dengan data DPT dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo.
"Setelah kami sandingkan itu clear, tidak ada WNA yang masuk DPT. Kemudian kami coba petakan pemilih DPT yang berpotensi WNA misal yang tempat lahir asing dengan nama asing, nama-nama tersebut kami lakukan verifikasi faktual di lapangan dan clear semua sudah WNI," jelas Ria.
Ia mengatakan lebih lanjut lagi, apabila memang ditemukan ada WNA yang masuk jadi DPT maka pihaknya akan rekomendasikan temuannya ke KPU agar ditindaklanjuti.
Sebelumnya, Bawaslu DIY menemukan ada 10 WNA di DIY yang masuk sebagai DPT yaitu di Kabupaten Sleman, Kota Jogja, dan Bantul. Setelah adanya temuan itu, pihak Bawaslu Kulonprogo langsung melakukan penyisiran kemungkinan adanya WNA yang masuk DPT di Kulonprogo. Namun yang ditemukan oleh Bawaslu Kulonprogo hanyalah warga asing yang sudah menjadi WNI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak alasan teknis mengapa interval ganti oli mobil Eropa bisa mencapai 24.000 km, mulai dari presisi mesin hingga standar oli low-SAPS.
iOS 27 beta 5 mengungkap enam iPhone baru yang belum diumumkan Apple, termasuk iPhone Ultra yang disebut sebagai ponsel lipat pertama.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Kamis 13 Agustus 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru dari 0,5 gram hingga 1.00
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.