Tragedi Sungai Wiroko: Pelajar Wonogiri Tewas Tenggelam Saat Memancing
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Warga Ngentak dan Dermojurang bergotong-royong membersihkan sungai setelah banjir surutm Senin (18/3/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, BANTUL—Dusun Ngentak, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong menjadi salah satu lokasi yang terkena dampak banjir paling parah pada Minggu (17/3/2019). Sungai kecil yang berada di perbatasan Ngentak dengan Dermojurang meluap hingga permukiman. Ketinggian air mencapai satu meter.
Salah satu warga Ngentak, Kaliman, mengatakan hujan deras yang melanda Seloharjo dan sebagian besar DIY selama hampir dua hari dua malam, membuat patahan ranting pohon dan tumpukan tanah terbawa arus sungai dan menutup aliran air.
Penyumbatan ini membuat air sungai kian meluap dan membanjiri permukiman warga. Sekitar pukul 19.00 WIB, air mulai menggenangi beberapa rumah terdekat dengan sungai. Dengan hujan yang masih terus mengguyur, beberapa warga mulai berjaga di sekitar sungai.
Air terus meluap hingga puncaknya sekitar pukul 23.00 WIB, air telah setinggi satu meter. Satu keluarga pemilik rumah yang berbatasan langsung dengan sungai dan tanah depan rumahnya ambles mengungsi ke rumah saudaranya yang tak jauh dari situ. Adapun penghuni rumah lainnya tetap memilih bertahan.
Genangan air yang semakin meluber dalam rumah membuat Kaliman dan warga lainnya sibuk mengamankan barang-barang berharganya ke tempat yang lebih tinggi di dalam rumah. “Ada juga yang hilang, tetapi bukan barang berharga, kayak tabung gas,” kata Kaliman.
Dusun Ngentak terendam banjir selama sekitar lima jam. Akibat banjir ini, satu jembatan kecil hancur, satu jembatan besar rusak cukup parah, dan satu rumah fondasi depannya nyaris hancur. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.