Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Sejumlah warga memanfaatkan genangan air di salah satu area persawahan Desa Panjatan, Kecamatan Panjatan, Kulonprogo untuk memancing pada Selasa (19/3/2019). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara.
Harianjogja.com, KULONPROGO--Sebuah area pertanian di Desa Panjatan, Kecamatan Panjatan, Kulonprogo berubah menjadi danau dadakan. Kondisi tersebut memantik perhatian masyarakat. Sejumlah orang bahkan memanfaatkan situasi ini untuk ajang memancing.
Berubahnya lahan pertanian Desa Panjatan menjadi danau merupakan imbas dari jebolnya tanggul Sungai Serang di Dusun Bendungan, Desa Bendungan, Kecamatan Wates pada Minggu (17/3/2019). Hal tersebut diungkapkan Subarjo, 53, salah satu petani Desa Panjatan yang lahan pertaniannya ikut terendam air.
Dia mengatakan air membanjiri area pertanian miliknya yang berjarak kurang dari 6 km dari lokasi jebolnya tanggul pada Senin (18/3/2019) pagi. Ketinggian air semula hanya berkisar semata kaki, sehingga padi masih terlihat dari permukaan. Namun lambat laun volume air meningkat hingga ketinggian satu meter. Kondisi ini membuat area persawahan tersebut berubah seperti danau dadakan.
"Senin pagi belum terlalu keliatan, tapi mulai pukul 9 pagi itu mulai masuk lahan pertanian kami, penyebabnya ya dari jebolnya tanggulnya Sungai Serang, sebelumnya di sini jarang sekali banjir, dulu pernah tapi sudah puluhan tahun yang lalu," kata Subarjo saat ditemui di sekitar lahan pertanian Desa Panjatan, Selasa (19/3/2019).
Subarjo memperkirakan total luas lahan pertanian yang terendam banjir tersebut mencapai 40 hektar. Akibatnya petani terancam gagal panen. Untuk total kerugian belum bisa ia hitung, namun menurutnya dapat mencapai belasan juta rupiah. "Padahal kami baru masa tanam, usia padi juga masih sekitar satu bulan, kemarin itu rencananya mau perabukan, dengan kondisi ini ya pasrah aja karena udah pasti rusak," ujarnya.
Danau dadakan ini memantik perhatian masyarakat. Salah satunya Figi, 25, warga Desa Bendungan, Kecamatan Wates. Dia mengatakan informasi munculnya danau dadakan di lahan pertanian Desa Panjatan diperolehnya dari lini masa. Rasa penasaran membuatnya ingin melihat langsung lokasi danau tersebut.
"Dan ternyata benar, ini udah kaya danau dadakan, malah banyak yang mancing di sini, mungkin karena banyak ikan yang lepas gara-gara banjir kemarin," kata Figi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.
Florentino Perez membantah isu sakit keras, menyerang media, dan mempercepat pemilu Real Madrid di tengah krisis klub musim 2026.