Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Bangunan Puskesmas Temon II yang selesai dibangun di kompleks Relokasi Palihan, Selasa (28/8/2018).Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, WATES--Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Temon 1 di Kecamatan Temon, yang terdampak pelebaran jalan untuk akses New Yogyakarta International Airport (NYIA) rencananya bakal dibangunkan gedung baru yang super megah. Menempati bekas lahan SMK Trimurti seluas 5.000 meter persegi, pembangunan fisik gedung baru ini akan menelan biaya pembuatan sebesar Rp8 miliar.
Pelaksana Harian (PlH) Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo, Ananta Kogam Dwi Korawan mengatakan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut belum termasuk untuk pengadaan alat kesehatan. Jika ditotal bisa mencapai belasan miliar.
"Kalau untuk pengadaan alat kesehatan, ada anggaran Rp6 miliar yang juga bersumber DAK, tapi tidak hanya untuk Temon I saja tapi juga puskesmas lainnya," kata Ananta, Selasa (26/3/2019).
Dia mengatakan desain gedung baru Puskesmas Temon I telah selesai digambar. Untuk pembangunan fisik ditarget bisa mulai pada Mei 2019 dan selesai akhir tahun ini. Setelah itu dia mengharap Puskesmas Temon I resmi pindah pada awal 2020 di lokasi yang baru.
Berdasarkan desain, sebanyak tiga bangunan berupa gedung rawat inap, administrasi, dan poli bakal dijadikan satu. Bagian depan dibuat dua lantai, sementara lainnya satu lantai. Sementara, di bagian tengah dan belakang, sebuah taman berkonsep green hospital akan dihadirkan.
Adapun, jumlah tempat tidur yang disediakan sebanyak 25, lebih banyak dari puskesmas pada umumnya yang berkisar 10 tempat tidur. Sementara untuk ruang rawat inap, bakal menyediakan satu kamar yang diisi maksimal dua tempat tidur dengan satu kamar mandi dalam.
Jumlah ruangan pada poli serta jumlah dokter yang melayani juga akan ditambah. "Tapi Puskesmas Temon I tidak akan naik kelas menjadi rumah sakit," ujar Ananta.
Megahnya rencana gedung baru Puskemas Temon 1 bukan tanpa alasan. Dinas Kesehatan Kulonprogo kata Ananta, ingin menjadikan puskesmas tersebut sebagai prototipe bangunan puskesmas di Kulonprogo. Selain itu juga menjadi gambaran puskesmas Kulonprogo karena lokasinya berhadapan langsung dengan NYIA.
"Jadi harus lebih bagus dan lebih lengkap, nantinya jika terjadi permasalahan kesehatan di area bandara, Puskesmas Temon I akan menjadi jujugan. Karena itulah, pembangunan gedungnya dibuat terbesar se-Kulonprogo," jelasnya.
Pembangunan dan renovasi puskesmas juga akan dilakukan tahun ini meliputi Puskesmas Wates, Kalibawang, Galur 2, Sentolo 1, dan Sentolo 2. Petugas Kesehatan Lingkungan Puskesmas Wates, Adolfina mengatakan bangunan Puskesmas Wates akan dikembangkan dengan menyasar lahan sebelah barat. Saat ini desain bangunan telah jadi. Kemungkinan lanjutnya peroses pembangunan dilakukan pertengahan 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Fitur Instants Instagram bikin banyak pengguna salah kirim foto. Berikut cara menonaktifkan dan membatalkan Instants agar privasi tetap aman.