BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja, WATES--Setap tahun, jumlah kasus malaria di Kulonprogo semakin menurun. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo berharap, target bebas kasus malaria di Kulonprogo pada 2021 dapat tercapai.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kulonprogo, Wilis Prasetyo mengatakan pada tahun ini, temuan kasus malaria di Kulonprogo baru enam kasus.
Ia berujar, jumlah kasus malaria di Kulonprogo semakin menurun jumlahnya. Berdasarkan data dari Dinkes Kulonprogo di tahun lalu, total ditemukan 28 kasus malaria. Jumlah itu berkurang dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 86 kasus.
Menurutnya, di Kulonprogo kawasan perbukitan Menoreh masih menjadi wilayah endemik bagi nyamuk malaria. Namun, selain temuan kasus malaria di wilayah tersebut, ada juga temuan kasus malaria yang merupakan impor dari wilayah luar Kulonprogo.
"Tahun lalu ada dua temuan kasus malaria impor, dua duanya dari Papua. Penderita bekerja menjadi polisi di Papua lalu terkena malaria di sana. Di sini kemudian sakit. Lalu kita catat," ujarnya pada Harian Jogja, Kamis (28/3/2019).
Pada 2021 Kulonprogo ditargetkan tereliminasi dari malaria. Wilis mengatakan, pihaknya mengupayakan mengejar target bebas malaria itu salah satunya dengan membentuk Juru Malaria Desa (JMD) di tiap desa.
"JMD tugasnya mencari penderita. Mereka keliling di desa, punya jadwal mencari penderita apakah ada penderita malaria atau tidak. Selain itu, mereka juga memeriksa pendatang antisipasi adanya malaria impor," ungkap Wilis.
Kepala Bidang Pencegahan dan Perlindungan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo Baning Rahayujati mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan langkah-langkah surveilans khusus untuk malaria. Surveilans merupakan upaya pengamatan terus menerus dan sistematik terhadap terjadinya penyebaran penyakit malaria.
Hal itu dilakukan untuk mengetahui tren malaria dan mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria. "Surveilans kita lakukan. Setiap Minggu harus kita pantau. Lalu laporkan apabila ada penyakit yang memang potensial," ujar Baning.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
ASDP mencatat lonjakan penumpang dan kendaraan di lintas Jawa-Sumatera serta Bali selama libur panjang Kenaikan Isa Almasih 2026.
PSIM Jogja menang 2-1 atas Madura United di Bantul. Hasil ini membuat Persis Solo masih punya peluang lolos dari degradasi Liga 1.
AC Milan menang 2-1 atas Genoa pada pekan ke-37 Liga Italia 2025/26 dan naik ke posisi ketiga klasemen sementara Serie A.
Juventus kalah 0-2 dari Fiorentina dan terlempar dari empat besar klasemen Liga Italia 2025/26. Peluang ke Liga Champions makin berat.
Penjaringan siswa Sekolah Rakyat di Gunungkidul dimulai untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA bagi keluarga kurang mampu.