Festival Upacara Adat 2018 yang digelar di Alun-Alun Wates, Kulonprogo, tahun lalu./Istimewa-Dokumen Disbud DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kabupaten Gunungkidul mengirimkan penari pada Festival Gelar Seni Budaya yang berlangsung Jumat (5/4/2019) dan Sabtu (6/4/2019) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Kontingen penari dari Bumi Handayani mengusung sendratari berjudul Babad Alas Nongko Doyong.
Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Gununglidul, Agus Kamtono, mengatakan perisapan penari cukup baik. Ia memberi saran agar para penari menjaga kekompakan saat tampil. "Kekompokan dan kesamaan gerakan jadi kunci dalam menari," ucapnya, Jumat.
Ketua penyelenggara, Trianingsih, menuturkan sendratari Babad Alas Nongko Doyong merupakan karya dari penata tari Fitra Anjaryani. Tujuan mereka tampil di TMII adalah mengenalkan budaya dan tarian asli Gunungkidul. Di sisi lain, penari juga diajak mengenal tarian dari daerah lain. "Istilahnya cross culture," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.