Jelang UNBK SMP, Sekolah Diminta Siapkan Genset

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 17 April 2019 21:12 WIB
Jelang UNBK SMP, Sekolah Diminta Siapkan Genset

Ilustrasi UNBK SMP./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP sederajat dilaksanakan Senin (22/4/2019). Sekolah pun diminta menyediakan generator set (genset) untuk antisipasi ganguan kelistrikan sehingga pelaksanaan ujian tetap berjalan lancar.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rasyid, mengatakan persiapan UNBK SMP telah selesai dilakukan. Ia mengklaim pihak sekolah sudah siap menggelar ujian yang berlangsung selama empat hari. “Ujian akan digelar Senin hingga Kamis [25/4]. Sekolah sudah siap karena pelaksanaan UNBK sudah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun,” kata Bahron kepada wartawan, Rabu (17/4/2019).

Dia menjelaskan kesiapan untuk menggelar UNBK tidak hanya dari sisi siswa. Pasalnya, kesiapan juga menyangkut masalah sarana prasarana pendukung seperti jaringan internet komputer hingga memastikan jaringan listrik tetap tersedia saat ujian berlangsung. “Semua sudah siap. Untuk komputer, kami sudah distribusikan 700 unit komputer ke sekolah-sekolah. Selain itu, untuk antisipasi jaringan listrik padam, sudah koordinasi dengan PLN agar selama ujian tidak ada kegiatan pemadaman,” katanya.

Meski demikian, Bahron menambahkan bahwa pihak sekolah harus tetap mengantisipasi terkait dengan masalah jaringan listrik. Salah satu antisipasi dapat dilakukan dengan menyewa genset agar pada saat ada listrik putus dapat diganti dengan genset sehingga pelaksanaan ujian tidak terganggu. “Tahun lalu sempat ada masalah dengan jaringan listrik. Jadi, agar tidak terulang kembali, kami sudah menginstruksikan ke sekolah untuk menyediakan genset,” kata mantan Kepala Bidang Pendidikan Menengah ini.

Kepala SMP Negeri 3 Wonosari, Mulyadi, mengatakan untuk pelaksanaan UNBK jajarannya menyewa genset. Kebijakan tersebut bertujuan agar kejadian mati lampu di 2018 tidak terulang kembali di tahun ini. “Tahun lalu ujian sempat terganggu karena mati lampu. Jadi, tahun ini kami sewa genset agar pada saat mati lampu terjadi, ujian tidak terganggu,” kata Mulyadi.

Dia menambahkan secara umum persiapan UNBK telah seratus persen sehingga tinggal pelaksanaan. “Semua sudah disiapkan dan mudah-mudahan semua berjalan lancar, para siswa dapat memperoleh hasil yang maksimal,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online