Disdukcapil Gunungkidul Buka Layanan Ekstra untuk Pemilih Pemula
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Warga binaan LPKA Kelas IIB Wonosari yang masih berstatus pelajar menjalani UNBK SMP, Senin (23/4/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL –Sebanyak delapan siswa SMP dan sederajat harus meningkuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) susulan. Rencananya ujian diselenggarakan Senin (29/4) dan Selasa (30/4/2019).
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rasyid, mengatakan saat pelaksanaan UNBK Senin-Rabu (22-24/4/2018) terdapat delapan siswa yang izin tidak mengikuti ujian karena sakit. Para siswa tersebut akan menjalani ujian susulan. “Sudah ada jadwalnya. Mereka dijadwalkan mengikuti ujian susulan Senin dan Selasa [29-30/4/2019],” kata Bahron kepada Harian Jogja, Jumat (26/4/2019).
Dia menjelaskan tes susulan disesuaikan dengan mata pelajaran saat para siswa izin. Sebagai contoh, apabila siswa belum menjalani seluruh ujian, maka wajib mengikuti seluruh jadwal ujian susulan. “Kalau hanya satu, maka disesuaikan dengan ujian susulan. Misalnya belum mengikuti tes IPA, maka siswa akan ikut ujian pada mata pelajaran IPA pada Selasa di sesi kedua,” katanya.
Bahron menuturkan selain masalah siswa yang izin pada saat ujian UNBK, secara umum pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar. Ia tidak menampik di dalam penyelenggaraan ada sedikit permasalahan, tapi hal tersebut dapat diatasi sehingga tidak berdampak terhadap pelaksanaan ujian. “Semua baik dan harapannya para siswa dapat lulus 100 persen dan mendapatkan nilai yang terbaik,” kata mantan Kepala Bidang Pendidikan Menengah ini.
Diungkapkan Bahron, sebelum ujian berlangsung Disdikpora menggelar berbagai persiapan mulai dari kesiapan para siswa hingga kelengkapan fasilitas agar UNBK berjalan lancar. Ia tidak menampik selama ujian masih ada siswa dari 17 sekolah yang menumpang ujian di sekolah lain. “Kami bersyukur ujian terlakasana dengan lancar,” tuturnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala SMP Negeri 1 Karangmojo, Suhartati. Menurut dia ujian di sekolahnya berjalan dengan lancar dan para siswa bisa mengikuti ujian dari awal hingga akhir tanpa ada kendala yang berarti. “Semua lancar dan tinggal menunggu hasilnya,” kata Suhartati.
Dia berharap hasil ujian dapat maksimal. Selain siswa lulus semua, nilai yang diperoleh juga memuaskan sehingga anak bisa mendapatkan sekolah lanjutan yang terbaik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
Raja Maroko Mohammed VI menunjuk Fatima Ezzahra El Mansouri sebagai perdana menteri perempuan pertama dalam sejarah negara tersebut.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta agar budaya antikorupsi selalu melekat dalam diri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerjanya.
Angka pernikahan di Kulonprogo terus menurun. Kemenag menyebut kesiapan dan penurunan jumlah penduduk menjadi sejumlah faktornya.
The Temple of Champions digelar di Candi Prambanan pada 7 November 2026, menghadirkan pertandingan tinju perebutan sabuk WBC Asia.