Solo Prioritaskan Guru dan Nakes di CASN 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Suasana kemeriahan lomba azan serta hafalan Alquran yang digelar oleh PPPA Radhatul Jannah, Selasa (30/4/2019)./Istimewa-PPPA Raudhatul Jannah
Harianjogja.com, BANTUL—PPPA Raudhatul menggelar lomba azan dan hafalan Alquran, Selasa (30/4/2019). Kegiatan yang digelar oleh pondok pesantren yang berlokasi di RT 04 Dusun Bodowaluh, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Bantul tersebut merupakan agenda untuk menyambut datangnya Ramadan tahun ini.
Pendiri PPPA, Sidiq Pramana Widagda mengatakan lomba tersebut merupakan bentuk pengaplikasian langsung visi PPPA yang bertuliskan membangun generasi qurani sejak usia dini. “Lomba ini adalah aksi konkret kami terkait dengan visi yaitu membentuk generasi qurani sejak dini. Pasalnya jika anak kecil sudah diberi pengetahuan tentang Alquran sejak dini maka insyaallah hidupnya akan dipenuhi rahmat serta berkah,” kata dia kepada Harian Jogja, Rabu (1/5/2019).
Dalam lomba tersebut para peserta memperebutkan trofi dari Bupati Bantul Suharsono dan hadiah menarik lainnya yang berbentuk sepeda dan juga sertifikat, sepeda, peralatan sekolah serta hadiah menarik lainnya.
“Lomba ini diikuti oleh 200 peserta yang berasal dari beberapa daerah di DIY, tidak hanya Bantul. Lomba ini memperebutkan hadiah yang sangat menarik yaitu salah satunya adalah trofi dari Bupati Bantul serta ada juga hadiah sepeda,” kata Sidiq.
Dia mengatakan lomba tersebut dibagi jadi dua kelompok peserta, yaitu tingkat taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD). “Lomba ini rencananya jadi menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan untuk menyambut bulan Ramadan yang penuh berkah bagi penganut agama Islam,” ucap dia.
PPPA Raudhatul Jannah, kata dia, telah menyusun progam bagi anak yatim piatu yang ingin belajar membaca dan menulis Alquran yang tidak dipungut biaya sama sekali, progam tersebut juga berlaku untuk para lansia yang juga ingin belajar baca tulis Alquran.
“Kami berharap lomba ini bisa berkembang dan pesertanya bisa jadi tambah banyak, jika peserta tambah banyak maka tandanya semakin banyak anak Bantul yang tertarik untuk belajar agama dan itu adalah salah satu visi kami, semoga Bantul tetap menjadi daerah yang seluruh warganya memahami agama, khususnya Islam,” kata Sidiq.
Bupati Bantul Suharsono, dalam sambutannya mengatakan bahwa acara lomba seperti sangat dibutuhkan untuk Bantul. Menurutnya acara seperti adalah acara yang bagus dan menarik yang mampu membentuk akhlak yang baik sejak dini. “Lomba seperti ini menurut saya sangat positif diselenggarakan, terutama untuk membentuk akhlak yang baik sejak usia anak-anak,” ucap Bupati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.