TRADISI LEBARAN : BI Ingatkan Jangan Tukar Uang Receh di Jalan, Ini Alasannya

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Rabu, 15 Mei 2019 19:57 WIB
TRADISI LEBARAN : BI Ingatkan Jangan Tukar Uang Receh di Jalan, Ini Alasannya

Ilustrasi uang. /Bisnis-Rachman

Harianjogja.com, BANTUL- Kantor Perwakilan Bang Indonesia (KPw BI) DIY telah menyiapkan sebanyak Rp7 triliun uang pecahan baru untuk keperluan Lebaran Idul Fitri. Jumlah uang pecahan tersebut kemudian didistribusikan ke sejumlah perbangkan untuk melayani masyarakat yang ingin menukarkan uang receh.

"Kami sudah siapkan uang pecahan baru total Rp7 triliun. Jumlah ini meningkat 13 persen jika dibanding tahun lalu, " kata Asisten Direktur KPw BI DIY Probo Sukesi, disela-sela peninjauan harga bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY di Pasar Bantul, Rabu (14/5/2019).

Probo menyatakan BI tidak melayani penukaran secara langsung melainkan bekerja sama melalui perbankan. Bahkan layanan penukaran keliling juga akan dilakukan di empat kabupaten dan kota secara terjadwal. Soal batasan penukaran, Probo tidak merinci, namun menurutnya maksimal penukaran sekitar Rp3,8 juta.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menukarkan uangnya di pinggir-pinggir jalan atau bukan pada lembaga keuangan resmi karena tidak ada jaminan keasliannya. "Karena banyak kasus uang palsu yang bisa merugikan masyarakat sendiri. Kami ingin supaya masyarakat tidak dirugikan," ujar Probo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online