Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Ilustrasi./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JOGJA- Arus kendaraan bermotor pada musim mudik tahun ini diprediksi naik hingga 10%. Kondisi tersebut terjadi karena aksesibilitas masyarakat semakin mudah dengan infrastruktur jalan yang memadai.
Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Sapta Raharjo mengatakan arus mudik tahun ini dipengaruhi banyaknya akses jalan seperti tol (jalan bebas hambatan) yang memadai. Dishub kemudian memprediksi jumlah kendaraan darat yang akan melintas di DIY akan mengalami kenaikan. "Awalnya kami prediksi naik sekitar 5 persen. Tetapi Sultan (Gubernur DIY) memperkirakan angkanya lebih dari itu," kata Sigit usai menghadiri Rapat Forkompinda di Kompleks Kepatihan, Senin (20/5/2019).
Berdasarkan penghitungan ulang, Dishub memperkirakan kenaikan jumlah kendaraan sekitar 10%. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan bermotor, Dishub akan menambah jumlah personil. Terutama di pintu masuk ke wilayah Jogja di sisi Timur, seperti di Prambanan dan Piyungan. Selain itu, Dishub juga menyiapkan jalur alternatif untuk mencegah kendaraan dari arah timur masuk ke Ringroad.
"Agar mereka tidak masuk ke Kota Jogja, maka arus kendaraan akan diarahkan ke Piyungan ataupun ke arah Sleman melalui Bogem," katanya.
Selain itu, di daerah Klaten pihaknya sudah meminta agar ada pengalihan arus dilakukan di sekitar Kecamatan Wedi. Kendaraan akan diarahkan ke kanan sehingga tembus di sebelah utara Prambanan. Kebijakan itu diharapkan bisa mengurangi kepadatan di jalur utama Jogja-Solo.
Untuk mengurangi kemacetan di Kota Jogja, Dishub akan menambah durasi lampu hijau bagi kendaraan ke luar kota. Disinggung soal pembangunan underpass Kentungan, Sigit mengatakan proses pembangunan jalan tersebut akan dihentikan H-10 nanti. "Jalur Kentungan pada H-10 bisa dilalui seperti biasa. Ada sisa jalan 7 meter baik di sisi Utara maupun Selatan. Jadi ini tidak berpengaruh hanya sedikit lambat. Begitu juga dengan Jalan Gito-Gati sudah jadi dan bisa dilalui meskipun lambat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.