SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Ilustrasi./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JOGJA- Arus kendaraan bermotor pada musim mudik tahun ini diprediksi naik hingga 10%. Kondisi tersebut terjadi karena aksesibilitas masyarakat semakin mudah dengan infrastruktur jalan yang memadai.
Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Sapta Raharjo mengatakan arus mudik tahun ini dipengaruhi banyaknya akses jalan seperti tol (jalan bebas hambatan) yang memadai. Dishub kemudian memprediksi jumlah kendaraan darat yang akan melintas di DIY akan mengalami kenaikan. "Awalnya kami prediksi naik sekitar 5 persen. Tetapi Sultan (Gubernur DIY) memperkirakan angkanya lebih dari itu," kata Sigit usai menghadiri Rapat Forkompinda di Kompleks Kepatihan, Senin (20/5/2019).
Berdasarkan penghitungan ulang, Dishub memperkirakan kenaikan jumlah kendaraan sekitar 10%. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan bermotor, Dishub akan menambah jumlah personil. Terutama di pintu masuk ke wilayah Jogja di sisi Timur, seperti di Prambanan dan Piyungan. Selain itu, Dishub juga menyiapkan jalur alternatif untuk mencegah kendaraan dari arah timur masuk ke Ringroad.
"Agar mereka tidak masuk ke Kota Jogja, maka arus kendaraan akan diarahkan ke Piyungan ataupun ke arah Sleman melalui Bogem," katanya.
Selain itu, di daerah Klaten pihaknya sudah meminta agar ada pengalihan arus dilakukan di sekitar Kecamatan Wedi. Kendaraan akan diarahkan ke kanan sehingga tembus di sebelah utara Prambanan. Kebijakan itu diharapkan bisa mengurangi kepadatan di jalur utama Jogja-Solo.
Untuk mengurangi kemacetan di Kota Jogja, Dishub akan menambah durasi lampu hijau bagi kendaraan ke luar kota. Disinggung soal pembangunan underpass Kentungan, Sigit mengatakan proses pembangunan jalan tersebut akan dihentikan H-10 nanti. "Jalur Kentungan pada H-10 bisa dilalui seperti biasa. Ada sisa jalan 7 meter baik di sisi Utara maupun Selatan. Jadi ini tidak berpengaruh hanya sedikit lambat. Begitu juga dengan Jalan Gito-Gati sudah jadi dan bisa dilalui meskipun lambat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
MK menyatakan permohonan hak mempertahankan nomor HP saat berganti operator atau MNP tidak dapat diterima karena dinilai kabur.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.
Kejagung menyatakan Kolonel Budi Utomo tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG dan ditahan sejak Agustus 2026 di Pomdam Jaya.
Indonesia menguasai 41% produksi nikel olahan dunia. Pemerintah mendorong hilirisasi berlanjut ke ekosistem baterai.
WJNC 2026 diperpanjang dari Tugu hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan siapkan rekayasa lalu lintas.