Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Johan Eko Sudarto/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL –Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Johan Eko Sudarto, menyadari tugas berat yang dia sandang untuk memajukan industri kecil menengah (IKM) serta menjaga eksistensi pasar di tengah-tengah maraknya toko berjejaring di Bumi Handayani. Menurut dia, tantangan ini dijadikan sebagai ibadah sehingga dapat memberikan manfaat bagi orang lain.
“Yang penting kerja sesuai dengan aturan. Yang jelas, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menunaikan janji saya seperti saat pemaparan uji gagasan pada saat seleksi terbuka,” kata Johan kepada Harian Jogja, Minggu (19/5/2019).
Dia menjelaskan, salah satu tantangan dalam pengembangan IKM terletak pada semangat wirausaha yang masih kurang. Johan mencontohkan saat pelatihan partisipasi peserta tinggi, namun dari kualitas tidak banyak orang yang memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan untuk diterapkan dalam pengembangan usaha. “Ini adalah tantangan, tapi mudah-mudahan dari keberhasilan yang diraih peserta yang telah sukses dapat menggerakkan pengusaha lain,” katanya.
Mantan Camat Ponjong ini menuturkan pengembangan IKM merupakan hal yang harus dilakukan karena sebagai bentuk jawaban terhadap pengembangan industri yang memasuki Revolusi Industri 4.0. “Jangan sampai sektor IKM kalah bersaing. Jadi, upaya pengembangan terus dilakukan. Sebagai contoh untuk industri olahan makanan, kami terus mendorong agar memiliki izi pengolahan industri rumah tangga [PIRT],” tuturnya.
Johan menjelaskan izin PIRT penting karena sebagai salah satu upaya menjaga standar mutu produk yang dihasilkan sehingga dapat laku di pasaran. “Kami terus mendorong dan memberikan pendampingan agar para pengusaha khususnya yang bergerak di bidang pangan dapat memiliki izin ini,” ujarnya.
Untuk masalah pasar, Johan mengaku melanjutkan program revitalisasi yang telah berjalan. Sebagai gambaran di tahun ini sudah melakukan beberapa pembenahan di beberapa pasar seperti kelanjutan pembangunan Pasar Playen, penyempurnaan Pasar Argosari, Wonosari, hingga rencana pemanfaatan dana tugas pembantuan dari Kementerian Perdagangan untuk Pasar Karangijo di Kecamatan Ponjong. “Perbaikan pasar terus dilakukan. Bahkan kami sudah berencana memasang fasilitas internet gratis di sejumlah pasar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.