Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Sejumlah siswa SD Seropan saat mengerjakan soal USBN di ruangan yang telah lama tidak dipakai, Kamis (3/5/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA- Rerata nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional SD untuk mata pelajaran matematika di Kota Jogja tahun ini anjlok bahkan menjadi rerata terendah dari tiga mata pelajaran yang diujikan.
“Untuk nilai matematika memang tergolong rendah. Tetapi, rendahnya nilai matematika ini tidak hanya terjadi di Kota Yogyakarta saja, tetapi di empat kabupaten lain di DIY. Rerata untuk DIY pun hanya sekitar 53,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Budhi Asrori di Yogyakarta, Rabu (12/6/2019).
Pada USBN tahun ini, kata dia, rerata nilai matematika di Kota Jogja 54,96. Meskipun tergolong rendah, namun rerata nilai Matematika di Kota Yogyakarta tersebut menjadi yang tertinggi di DIY.
Menurut Budhi, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta pasti akan melakukan evaluasi terhadap hasil USBN SD tersebut khususnya untuk mata pelajaran matematika.
“Pasti ada evaluasinya. Misalnya mengevaluasi apakah soal yang diberikan tidak sesuai atau ada faktor lain yang menyebabkan nilai matematika tahun ini turun. Kami akan cek siswa banyak menjawab salah di soal apa. Evaluasi dilakukan dari berbagai faktor,” katanya.
Sementara itu, untuk rerata nilai Bahasa Indonesia dan Ilmu Pengetahuan Alam USBN SD di Kota Yogyakarta tahun ini masing-masing 77,14 dan 77,94, sehingga rerata total nilai USBN Kota Yogyakarta mencapai 210,04.
Meskipun demikian, rerata total nilai USBN tersebut belum mampu mengantarkan Kota Yogyakarta menempati peringkat pertama di DIY karena posisi pertama diduduki oleh Kabupaten Sleman dengan 210,41. Sleman memperoleh rerata nilai 77,85 untuk Bahasa Indonesia; 54,18 untuk Matematika, dan 78,38 untuk IPA.
“Semula, kami berharap bisa menduduki peringkat pertama di DIY. Tetapi, hasil USBN SD di DIY ini memang dinamis. Dalam tiga atau empat tahun terakhir selalu terjadi persaingan yang ketat antara Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, bahkan dari Kulon Progo,” katanya.
Sementara itu, Kabupaten Bantul yang memperoleh total nilai rerata USBN SD 203,65 berada di peringkat ketiga di DIY, dan peringkat keempat ditempati Kabupaten Kulon Progo dengan nilai 203,60, sedangkan Kabupaten Gunungkidul memperoleh rerata USBN 186,11.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.