Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Ilustrasi hama ulat yang menyerang tanaman bawang merah di Sentolo, Rabu (27/6/2018).Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, BANTUL--Petani mengeluhkan adanya hama wereng dalam musim tanam dari Maret sampai panen Juni 2019 ini. Adanya hama tersebut membuat hasil panen menurun.
Petani di Dusun Polaman, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Paimin mengaku hasil panennya turun dibanding biasanya. "Biasanya dari sawah 350 meter persegi itu bisa sampai dapat lima karung gabah kering, kini hanya dapat tiga karung saja," ujarnya pada Harian Jogja, Rabu (12/6/2019).
Menurutnya, hama wereng menjadi penyebab turunnya produksi padi di lahannya. "Dari pertama tanam itu sudah ada hama wereng. Apalagi kalau hujan terus, malah banyak. Kalau masalah air, kemarin itu cukup lancar," ucap Paimin.
Sebelumnya, hama yang biasa menyerang tanaman padi di Sedayu yaitu tikus. Namun, menurut Paimin, semakin ke sini, tikus semakin jarang. Biasanya, warga melakukan kegiatan gropyokan untuk mengusir tikus dan cukup membuat populasi tikus turun.
Ketua Kelompok Tani Sedyo Makmur, Dusun Polaman, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Paino mengatakan untuk menghadapi musim kemarau petani biasanya menjalankan pola tanam. Tidak semua petani menanam padi, tapi sebagian menanam palawija.
"Mudah-mudahan di musim tanam yang akan datang hasil panen bisa lebih baik," katanya.
Menurut Paino tidak hanya hama wereng yang membuat produksi petani di panenan kali ini turun, tapi juga dari adanya hama sundep. Produktivitas hasil panen petani dari panenan kali ini bisa mencapai 7,5 ton per hektar. Sedangkan apabila tidak ada hama, produksi bisa bertambah sampai 15 persennya.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul Pulung Haryadi mengatakan total di Kabupaten Bantul selama panenan kali ini ada 3.000 hektar lahan padi yang panen. Sedangkan produktivitas hasil padi di Bantul bisa mencapai tujuh ton per hektar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp72.500 per kg, sedangkan telur ayam ras dijual Rp30.300 per kg.
Manajemen PSIM Jogja mengaku ingin kembali ke Stadion Mandala Krida, namun renovasi diperkirakan belum selesai musim depan.