Gerak Cepat Pemkab Klaten Pulihkan Pasar Bayat Pascakebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Ilustrasi penambangan pasir/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL- Kelompok Penambang Progo (KPP) mengeluhkan adanya aktivitas penambangan pasir ilegal di Kali Progo. Bahkan aktivitas penambangan tak berizin tersebut dilakukan di zona merah atau zona larangan penambangan yang sudah ditetapkan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM).
Ketua KKP Yulianto mengatakan aktifitas penambangan ilegal itu terpantau sejak pertengahan Mei lalu dan sampai pertengahan Juni ini masih berlangsung terutama di wilayah Dusun Belberan, dan Sawahan, Desa Banaran, Kecamatan Galur Kulonprogo. Penambangan tersebut bukan lagi dengan alat tradisional melainkan dengan pompa mekanik.
Dalam pantauannya ada sekitar 45 alat pompa mekanik untuk menyedot pasir yang terpasang, “Yang lebih kami sayangkan lagi itu karena masuk zona merah yang merupakan kawasan larangan penambangan karena dekat pintu air,” kata Yunianto, melalui sambungan telepon, Senin (17/6/2019). Sekedar diketahui KPP adalah wadah kumpulan penambang dari Kulonprogo, Bantul dan Sleman atau sekitar aliran sungai Progo.
Yunianto mengatakan sesuai aturan aktivitas penambangan dilarang berdekatan dengan bendungan, pintu air, jembatan, bibir pantai, dan bantaran sungai. Sementara penambangan ilegal itu sangat berdekatan dengan bangunan pintu air. Ia meminta aparat menindak tegas aktifitas penambangan tersebut.
Menurut dia, aktivitas penambangan tersebut dapat membahayakan. Selain itu juga dapat merusak nama baik KPP. Sebab, selama ini KPP tengah memperjuangkan izin penambangan kepada Dinas PUP-ESDM DIY. Dari 98 kelompok penambang yang mengajukan izin, baru keluar izinnya sebanyak 18 kelompok sejak Februari lalu.
Ia menyatakan kelompok penambang tanpa izin itu bukan bagian dari KPP. Namun demikian Yunianto khawatir aktivitas itu dianggap bagian dari kelompok KPP. Karena itu ia mendesak aparat kepolisian menindak penambangan ilegal tersebut. Desakan tersebut juga ia posting di sosial media facebook.
“KPP punya komitmen dengan dikeluarkanya izin pompa mekanik KPP berkomitmen menjaga alam dan kelestarian di Kali Progo tapi kami tak bisa mengontrol orang yang ada di luar kami yang nekad dan ngawur mennambang di zona merah,” tegas Yunianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Marselino Ferdinan sukses jalani operasi lutut di Spanyol usai cedera saat TC Timnas di Bali. Pemain 21 tahun itu harus absen 2 bulan. Ini pesannya untuk Erick
Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki daya pikat tersendiri setelah berhasil mengembangkan potensi budaya dan wisatanya.
Geely Xingyuan menjadi mobil terlaris di China sepanjang Februari-Juli 2026, mengungguli Tesla Model Y dan BYD. Dominasi kendaraan listrik semakin kuat dengan p
Malaysia menjadi negara paling banyak dikunjungi wisatawan di Asia Tenggara pada 2025 dengan 42,2 juta kunjungan. Indonesia berada di posisi kelima dengan 15,4
Lionel Messi tulis surat haru untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal di usia 68 tahun. Ia pun ragu lanjutkan karier sepak bola. Simak selengkapnya