Advertisement
Ya Ampun, Gaji DPRD Sleman Telat
Advertisement
http://www.harianjogja.com/baca/2013/01/08/ya-ampun-gaji-dprd-sleman-telat-366045/cara-mendapatkan-uang-2" rel="attachment wp-att-366047">http://images.harianjogja.com/2013/01/cara-mendapatkan-uang1-370x248.jpg" alt="" width="370" height="248" />SLEMAN -- Gaji anggota DPRD Sleman telat sepekan. Akibatnya banyak wajah lesu menyelimuti anggota Dewan Sleman saat rapat paripurna yang digelar pada Selasa (8/1/2013).
Para wakil rakyat belum menerima gaji periode Desember 2012. Padahal biasanya mereka sudah menerima gaji tiap tanggal 1 setiap bulannya. Jika pun tertunda, tidak akan lebih dari dua hari kerja.
Advertisement
Ketua Badan Anggaran DPRD Rohman Agus Sukamta menduga gaji molor akibat tim anggaran eksekutif belum selesai memverifikasi dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) 2013. APBD 2013 telah ditetapkan akhir Desember 2012.
“Namun, menyusul ada perubahan ketetapan tentang standar harga barang dan jasa (SHBJ) dari pusat. Karena itu harus dilakukan perombakan data,” jelas Agus di kantornya, Selasa (8/1/2013)
Agus menambahkan, karena itu harus dilakukan verifikasi ulang di tiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD), termasuk sekretariat DPRD yang mengelola gaji anggota Dewan.
Agus mengatakan, hasil verifikasi nantinya akan dibawa ke sekretariat daerah untuk dibuatkan surat keputusan bupati. Barulah gaji cair. “Seharusnya sudah diteken. Mungkin karena kesibukan eksekutif. Atau materi belum siap,” katanya.
Hal senada juga dilontarkan Ketua Fraksi PAN DPRD Sleman Nur Hidayat. Dia mengaku belum mendapatkan gaji hingga Selasa (8/1/2013) siang.
“Kalau terlambat sebenarnya sudah sering terjadi, tapi tidak sampai selama ini. Harusnya ada mekanisme yang lebih baik agar penggajian anggota dewan bisa lebih tepat waktu,” jelas Nur Hidayat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




