Advertisement
Gelap, Tugu Batas Kota Dikeluhkan Warga
Advertisement
[caption id="attachment_385484" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/03/06/gelap-tugu-batas-kota-dikeluhkan-warga-385482/batas-kota" rel="attachment wp-att-385484">http://images.harianjogja.com/2013/03/batas-kota.jpg" alt="" width="370" height="277" /> ilustrasi.dok[/caption]
Advertisement
PATUK-Sejumlah warga mengeluhkan keberadaan proyek tugu batas kota di Patuk yang gelap saat malam hari. Padahal, lokasi tugu berada di tanjakan yang menikung tajam membahayakan pengendara jalan.
Salah satu warga, Azizah, mengaku setiap malam dirinya melewati tugu batas kota saat pulang dari Jogja. Menurut warga Kepek, Wonosari itu, pada malam hari kondisi di sekitar tugu gelap. Belum lagi ditambah suasana jalan yang sepi sehingga meningkatkan kerawanan tindakan kejahatan dan kecelakaan.
Meski khawatir, dirinya mengaku tak memiliki pilihan lain, karena jalan tersebut adalah akses utama untuk menuju Gunungkidul dari Jogja.
“Sudah berapa kali saya hampir terperosok saat lewat sana. Jangankan jalannya, tugu sebesar itu saja tidak kelihatan saking gelapnya,” katanya, Rabu (6/3/2013).
Terpisah Sekretaris Daerah Gunungkidul Budi Martono mengatakan, tugu batas kota kini masih menjadi tanggungjawab pihak kontraktor. Selama enam bulan usai pengerjaan proyek, tugu belum diserahkan ke Pemkab Gunungkidul karena beberapa bagian masih dalam penyempurnaan.
Menurut Budi, penerangan sementara di lokasi tersebut sebenarnya telah diberikan, namun belum ideal. Ia menambahkan, pada 2013, Pemkab telah menyediakan anggaran untuk menghias tugu batas kota.
“Kami sudah siapkan anggaran untuk itu. Nanti Pemkab akan memberikan berbagai tambahan hiasan. Termasuk penerangan juga,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pasang Penghalang di Rel Kereta Api, Warga Dipolisikan PT KAI
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Hasto-Wawan Apresiasi Penggerak Sampah Hingga UMKM
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
Advertisement
Advertisement



