Hasil Pertanian Wadas Menurun, Project Multatuli Soroti Dampaknya
Hasil pertanian Wadas menurun sejak penambangan Bendungan Bener. Project Multatuli menilai perubahan lingkungan turut mengubah pola hidup warga
Gerakan Seribu Embung / Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman menyiapkan pengusulan empat lokasi pembangunan embung ke Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) pada April–Mei 2026. Proses ini dilakukan melalui sistem daring yang segera dibuka dalam waktu dekat.
Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPKP Sleman, Muhamad Nurrochmawardi, menegaskan saat ini pihaknya masih fokus melengkapi dokumen persyaratan sebelum pengajuan dilakukan. Salah satu syarat utama yang harus dipastikan adalah izin lahan di tingkat kalurahan.
“Bagi kalurahan yang sudah siap syaratnya akan langsung kami input ke sistem pada April ini. Untuk DED sudah siap, tinggal perizinan tanah,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Empat lokasi yang diusulkan meliputi Embung Watu Kucir di Wonokerto, Turi; Embung Gedongan di Wedomartani, Ngemplak; Embung Lojajar di Margorejo, Tempel; serta Embung Sipenthol di Sendangarum, Mlati.
Khusus Embung Watu Kucir, pembangunan direncanakan langsung ditangani BBWSSO sebagai bagian dari penguatan konservasi air di kawasan lereng Merapi. Dalam rencana awal, embung ini akan memiliki luas sekitar 3.000 meter persegi dengan estimasi anggaran mencapai Rp8 miliar yang bersumber dari APBD.
Tak hanya berfungsi sebagai penampungan air, embung tersebut juga dirancang memiliki nilai tambah sebagai ruang publik. Pemerintah membuka peluang pengembangan fasilitas pendukung seperti jogging track hingga area aktivitas warga.
Konsep ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku UMKM di sekitar lokasi embung. Dengan demikian, keberadaan embung tidak hanya berdampak pada ketahanan air, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Seusai seluruh persyaratan terpenuhi dan pengajuan disetujui, proyek embung ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sumber daya air sekaligus menciptakan ruang sosial baru di Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil pertanian Wadas menurun sejak penambangan Bendungan Bener. Project Multatuli menilai perubahan lingkungan turut mengubah pola hidup warga
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 5 Juli 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
Kecelakaan di Berbah, Sleman, menewaskan pemotor setelah menabrak pembatas jalan dan terpental ke jalur berlawanan di Jalan Jogja–Solo.
Prakiraan cuaca BMKG hari ini didominasi berawan dan hujan ringan di sejumlah wilayah. Simak daerah yang berpotensi hujan dan petir.
Mediasi tunggakan gaji RSGM Bantul belum mencapai kesepakatan. Disnakertrans menjadwalkan mediasi terakhir sebelum sengketa berlanjut ke PHI.
Prediksi rupiah 6 Juli 2026 menguat ke kisaran Rp17.910 per dolar AS. Simak sentimen global dan domestik yang memengaruhi pergerakannya.