Kuota LPG 3 Kg Turun Jadi 8 Juta Ton, Ini Energi Penggantinya
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
NGAWEN-Rumah milik Tarminto, 40, di Dusun Kaliwuluh RT 01/ RW 06, Desa Jurangjero, Kecamatan Ngawen rubuh diterjang angin kencang, Sabtu (6/4) malam. Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut namun kerugian akibat kerusakan mencapai Rp15 juta.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Budi Harjo mengatakan, bencana angin kencang menerjang kecamatan Ngawen terjadi sekitar pukul 20.00 WIB saat hujan deras melanda.
Akibatnya, satu rumah ambruk, dan beberapa rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Angin juga membuat puluhan pohon tumbang.
"Untuk rumah yang ambruk atau rusak berat kerugian ditaksir Rp15 juta. Yang rusak ringan masih dalam pendataan" katanya, Minggu (7/4/2013)
Ia mengungkapka pada saat kejadian penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri. Pihaknya beserta warga, Polisi dan TNI langsung membantu mengevakuasi pohon tumbang. Namun karena cuaca gelap evakuasi dihentikan dan dilanjutkan hari ini.
"BPBD juga sudah mengirimkan bantuan logistik ke lokasi" tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
Framingham Risk Score membantu memperkirakan risiko penyakit jantung dan stroke dalam 10 tahun. Kenali faktor risiko dan pentingnya MCU.
Pit Lane Walk MotoGP Mandalika 2026 dipadati penonton yang ingin melihat motor balap, garasi tim, serta pembalap seperti Marc Márquez.
Pemerintah mematangkan kelembagaan BRAN, termasuk pembagian tugas, kewenangan, dan koordinasi dengan Kementerian ATR/BPN untuk menangani konflik agraria.
Bus Mercedes-Benz menabrak truk bermuatan manisan mangga di Tol Semarang-Solo KM 431,6. Muatan tumpah dan sempat memicu kemacetan.
Komisi I DPRD Kulonprogo memantau tiga kalurahan menjelang lurah purna tugas, sekaligus menyoroti penyerapan anggaran dan ketidaktepatan data bansos.