Advertisement

LAPAS SLEMAN DISERBU: Sleman Data Mahasiswa NTT

Kamis, 11 April 2013 - 17:06 WIB
Jumali
LAPAS SLEMAN DISERBU: Sleman Data Mahasiswa NTT

Advertisement

[caption id="attachment_395886" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/04/11/lapas-sleman-diserbu-sleman-data-mahasiswa-ntt-395884/pendataan" rel="attachment wp-att-395886">http://images.harianjogja.com/2013/04/pendataan.jpg" alt="" width="370" height="208" /> ilustrasi.dok[/caption]

SLEMAN-Pemkab Sleman mulai melakukan pendataan terhadap mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Pencatatan ini untuk memastikan jumlah warga NTT yang kembali ke Sleman pasca insiden berdarah di LP kelas II B Cebongan.

Advertisement

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa (Kesbang) Sleman Ardani mengatakan, proses pendataan ini melibatkan seluruh perguruan tinggi di Sleman. Sebab, setelah kejadian berdarah di LP tersebut, banyak warga NTT yang meninggalkan Jogja karena ketakutan.

Mereka meninggalkan Jogja lantaran empat tahanan yang menjadi korban penembakan merupakan warga provinsi tersebut. Terlebih sebelumnya beredar isu lewat pesan singkat adanya sweeping warga NTT yang ada di Jogja.

“Awalnya kami melakukan pendataan lewat asrama-asrama dan kos. Namun kebanyakan dari mereka tidak mau menyerahkan identitas diri karena berbagai alasan, salah satunya takut. Kami akhirnya mengajak peran serta perguruan tinggi di Sleman untuk melakukan pendataan ini,” jelasnya di Kantor Setda Sleman, Kamis (11/4/2013).

Ia menambahkan dari hasil pendataan digunakan untuk bahan analisis pemetaan potensi konflik. Namun dia tidak menyebut tenggat waktu selesainya pendataan ini. Di samping pendataan, implementasi jaminan keamanan juga dilakukan melalui patroli rutin.

Ardani mengaku patroli ini dilakukan bersama dengan jajaran Polres Sleman dan Kodim. Usulan dari pihak Polres untuk membangun posko keamanan di titik rawan juga tengah dikaji.

“Kalau disetujui, kami akan memasukkan Satpol PP, kepolisian dan TNI AD untuk berjaga di posko keamanan ini. Hal ini untuk mengurangi tingkat kejahatan dan memunculkan rasa nyaman bagi masyarakat yang tinggal di Sleman, bukan hanya mahasiswa NTT saja,” jelas Ardani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop

Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop

News
| Sabtu, 04 April 2026, 15:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement