RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
GUNUNGKIDUL-Sukadi alias Kadis Putu Karyadi alias Tunggul Wulung, 35, dukun palsu yang ditangkap petugas Polsek Playen, Gunungkidul mengaku tindakannya menipu orang karena dia pernah tertipu.
“Saya juga dulu tertipu Rp30 juta di Jakarta,” ucapnya di Mapolsek Playen, Selasa (4/6/2013).
Warga Dusun Jatisari, Desa Playen, Kecamatan Playen itu tertipu sekitar tahun 2000 lalu dengan modus yang serupa.
“Makanya saya mempraktekan seperti yang saya alami dulu,” katanya.
Dihadapan petugas, tersangka mengaku kepada para korban bahwa dirinya bisa menggandakan uang hingga Rp100 milyar. Setidaknya dalam jangka waktu satu bulan banyak orang yang percaya dan menyerahkan uang rata-rata Rp2-5 Juta.
Dari 10 korban penipuan Sukadi diantaranya berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), ada juga polisi.
“Tapi kebanyakan pedagang dan warga biasa,” kata Sukadi.
Atas perbuatannya, petugas menjerat tersangka dengan pasal 378 dan 372 tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Belgia wajib mengalahkan Selandia Baru untuk lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. The All Whites juga mengincar sejarah di Grup G.
Anak gemar bermain Roblox, Minecraft, atau Fortnite? Simak cara melindungi anak dari risiko game online melalui komunikasi, pendampingan, dan fitur keamanan dig
KPK mendalami penghasilan resmi dan penerimaan uang Ma’ruf Cahyono dalam penyidikan kasus dugaan gratifikasi pengadaan barang dan jasa di Setjen MPR RI.
Rambut rontok bisa dikurangi dengan pola makan sehat. Simak 7 makanan kaya protein, zinc, omega-3, dan vitamin yang membantu menjaga rambut tetap kuat.
Korban gempa dahsyat Venezuela bertambah menjadi 235 tewas dan lebih dari 4.300 luka. Ribuan petugas masih mencari korban di bawah reruntuhan.