Jadwal KA Bandara YIA 26 Oktober 2026, Ada 24 Perjalanan
Jadwal KA Bandara YIA Senin 26 Oktober 2026 tersedia untuk 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatannya.
SLEMAN-Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) langsung menindaklanjuti informasi adanya harimau Merapi yang ada di Bawukan, Balerante Klaten Jawa Tengah.
Koordinator Pengendalian Ekosistem, TNGM, Asep Nia Kurnia mengaku sudah mengirimkan tim terkait adanya informasi keberadaan tiga ekor macam di lahan milik warga. Dari hasil pemantauan TNGM melalui data warga belum bisa dipastikan bahwa tiga ekor itu adalah macan.
Asep mangatakan keberadaan sosok macan menurut tokoh warga setempat biasanya kerap muncul saat jelang Ramadan. Sehingga pihaknya tidak dapat memastikan hewan yang dilihat warga itu macan atau jenis lainnya.
"Hasil survei di lapangan, info masyarakat tidak ada temuan warga terhadap macan. Menurut tokoh masyarakat biasanya jelang Ramadan ada penampakan wujud macan jadi-jadian ke suatu tempat di Bawukan dekat Sungai Gendol," terang Asep saat dihubungi Harianjogja.com, Jumat (7/6).
Meski demikian, kata Asep, ia mengakui di kawasan lereng Merapi memang terdapat populasi macan meski hingga sekarang belum bisa dipastikan jumlahnya. Jika dianalisa, hewan yang dilihat warga itu bisa berupa macan atau kucing hutan.
Bedanya secara fisik macan memiliki tinggi antara 50-80 sentimeter. Sedangkan kucing hutan secara fisik lebih kecil daripada macam meski memiliki bentuk warna yang nyaris sama. “Itu bisa kucing hutan dan Macan," kata dia.
Menurutnya jika yang dilihat warga adalah benar-benar macan, kemungkinan besar termasuk dalam golongan macan peranakan. Karena biasanya hanya macan peranakan yang berani mendekati permukiman atau lahan warga.
Untuk macan yang induk seringkali enggan mendekati permukiman bahkan tergolong tidak mau bertemu dengan manusia. Selain itu bisa jadi orang yang melihat itu justru adalah pemburu.
“Semua dugaan itu bisa, kalau memang macan dugaan kami itu peranakan karena biasanya masih ngawur ke sana kemari. Kalau induk dia cenderung menjauh dari manusia," ungkap dia.
Hingga saat ini, kata dia, pantauan akan keberadaan Macan di lereng Merapi hanya sebatas jejak kaki dan informasi warga. Adapun jenisnya yakni Macan Tutul dengan ciri tutul hitam dengan dasar kuning di kulit bulunya.
Selain itu ada juga jenis Macan Kumbang dengan warna dasar hitam pada badannya dan lebih sering berada di atas pohon.
Jejak macan itu terakhir kali bisa dipantau pada akhir 2012 lalu di kawasan Plawangan, Turgo, Cangkringan Sleman. Selain itu di kawasan Gunung Bibi, Kecamatan Cepogo Boyolali. Hingga saat ini pihaknya masih terus memantau serta melindungi dari para pemburu.
Ditegaskan Asep saat erupsi Merapi memang tidak ditemukan Macan yang tewas. Hanya terdapat satu ekor kijang yang menjadi korban erupsi Merapi 2010.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 26 Oktober 2026 tersedia untuk 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatannya.
Keppres pelunasan biaya haji 2027 ditargetkan terbit pekan ini. Rata-rata calon jemaah perlu menyiapkan dana sekitar Rp23 juta.
Anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Dapil DIY, Gandung Pardiman, meninggal dunia di RS Panti Rapih pada Selasa pagi dan dimakamkan di Ponjong.
IHSG diproyeksi bergerak sideways di kisaran 5.280-5.450 saat investor menanti keputusan The Fed dan mencermati pelemahan rupiah.
Dua putra Menteri Haji dan Umrah mengundurkan diri dari jabatan tenaga ahli setelah penunjukan mereka menuai pro dan kontra di masyarakat.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Selasa (27/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis