Kulonprogo Siapkan Perda untuk Lindungi Nelayan dan Petambak Garam
Perda nelayan Kulonprogo didorong untuk memperkuat perlindungan, kapasitas, dan keberlanjutan usaha nelayan, pembudidaya ikan, serta petambak garam.
Ilustrasi peretasan/Pixabay
Harianjogja.com, KULONPROGO - Peretasan nomor WhatsApp (WA) Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan sudah dilaporkan ke kepolisian. Pelaporannya dilakukan pasca kejadian, Jumat (4/7/2025) lalu langsung dilaporkan ke Polres Kulonprogo.
Kini polisi sedang menyelidikan orang tidak dikenal (OTK) yang melakukan peretasan untuk meminjam uang tersebut.
Kepala Seksi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko mengatakan, pelaporan ke polisi sudah diterima pasca diketahuinya kejadian peretasan tersebut. Menurutnya, sudah diperiksa sejumlah saksi pasca pelaporan peretasan diterima polisi. "Sementara ini yang lapor baru satu orang dari pihak Bupati Kulonprogo," katanya, Minggu (6/7/2025).
Sementara ini, Polres Kulonprogo baru menerima laporan dari Bupati Kulonprogo saja terkait peretasan nomor WAnya. Untuk laporan dari korban yang mengalami kerugian karena sudah transfer saat ini belum ada. Sarjoko menyampaikan, saat ini penyidik sudah melakukan pengumpulan dan memeriksa sejumlah saksi.
BACA JUGA: Ratusan Ribu Kendaraan Masuk DIY Selama Sepekan Terakhir Liburan Sekolah
"Staf Bupati sudah lapor yang ditindaklanjuti dengan pemeriksaan kemarin, Jumat. Untuk para saksi akan diagendakan pemanggilannya," sambungnya. Dia mengimbau, masyarakat jang asal membuka file kiriman apapun. Seperti di antaranya file APK karena akan rentan terhadap peretasan untuk disalahgunakan.
Kepala Diskominfo Kulonprogo, Agung Kurniawan menambahkan, pelaporan ke polisi atas nama Dandy Alif Nugroho. Pelaporannya sudah diterima dan diberikan tanda terima pelaporan.
Sebelumnya, Jumat (4/7/2025) nomor WA Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan diretas dan sejumlah kolega serta kerabat kerja dimintai uang dengan cara transfer. Politisi PAN tersebut tidak membantah kejadian tersebut dan mengungkapkan sudah ada yang transfer dan nilainya sampai jutaan rupiah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perda nelayan Kulonprogo didorong untuk memperkuat perlindungan, kapasitas, dan keberlanjutan usaha nelayan, pembudidaya ikan, serta petambak garam.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.
Harga rumah di Jogja makin sulit dijangkau. REI DIY menyoroti kenaikan harga tanah dan material bangunan yang mencapai sekitar 25%.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menkeu menggantikan Purbaya. Keberlanjutan pembiayaan Kopdes menghadapi jatuh tempo Rp40 triliun.
Sebanyak 189.473 warga Sleman menerima MBG hingga 16 September 2026. Belum ada sekolah yang dicoret dari daftar penerima.
Kutu kebul menyerang 2.000 batang melon petani di Banguntapan, Bantul. Tanaman gagal panen dan menyebabkan kerugian jutaan rupiah.