Satu Caleg Tak Lolos, PDIP Gugat Keputusan KPU Kota Jogja

13 Juni 2013 17:06 WIB Abdul Hamied Razak Gunungkidul Share :

http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/13/satu-caleg-tak-lolos-pdip-gugat-keputusan-kpu-kota-jogja-415482/kpu-logo-35" rel="attachment wp-att-415483">http://images.harianjogja.com/2013/06/KPU-logo3-370x265.jpg" alt="" width="370" height="265" />JOGJA-Tidak lolosnya nama salah satu calon anggota legislatif (caleg) membuat Pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Jogja gerah. Dalam waktu dekat, mereka akan melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mengumumkan nama-nama caleg yang masuk dalam daftar calon sementara (DCS). Untuk KPU Jogja, dari 365 Caleg yang diverifikasi dua caleg yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dan satu orang belum memenuhi syarat (BMS) karena belum melampirkan surat pernyataan sudah pensiun.

Dari dua caleg yang TMS, terdapat satu kader PDI-P yang gugur masuk DCS, yakni Andreas Subagiyo.

“KPU beralasan, Pak Subagiyo tidak lolos karena tidak memenuhi form B1, B2 dan SKCK (surat keterangan catatan kepolisian). Padahal, semuanya sudah dilampirkan,” ujar Wakil Ketua DPC PDIP Jogja Antonius Fokki Ardiyanto saat menggelar jumpa pers di Sego Macan, Timoho, Kamis (13/6/2013).

Fokki menilai, langkah KPU tersebut jelas melanggar hak sipil Subagiyo sehingga pihaknya akan melakukan gugatan ke PTUN terkait keputusan tersebut.

“Form B2 sudah ditandatangani oleh pihak Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) dan SKCK yang diberikan juga sah berasal dari Polresta. Untuk gugatan ke PTUN, kami sudah menggandeng LKBH UII,” tukas Fokki.

Selain melayangkan gugatan ke PTUN, pihaknya juga akan meminta fatwa ke Mahkamah Agung (MA) terkait dasar hukum yang digunakan KPU mencoret Subagiyo sebagai Caleg PDIP.