30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
GUNUNGKIDUL-Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa se-Gunungkidul mengaku kebingungan soal Bantuan Langsung Sementara Masyarakat atau BLSM sebagai kompensasi kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi bagi masyarakat miskin.
Pasalnya hingga Kamis (20/6/2013), belum ada informasi baik dari pemerintah pusat, maupun pemerintah kabupaten tetang siapa saja yang bakal memperoleh BLSM.
“Padahal Kades [Kepala Desa] ini paling bawah jika terjadi permasalahan dalam BLSM ini pasti perangkat desa yang menjadi sasaran masyarakat. sampai detik ini kita belum tau bagaimana mekanisme BLSM,” kata Ketua Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa se-Gunungkidul, Istandi, Kamis (30/6/2013)
Istandi mengaku sudah mempertanyakan soal BLSM kepada Kecamatan, namun pihak kecamatan tidak mengetahuinya. Demikian pertanyaan serupa juga diajukan kepada pemerintah kabupaten. “Kabupaten pun tidak ada signal sama sekali,” ucapnya.
Istandi khawatir jika persoala BLSM tidak dikomunikasikan kepada pemerintah desa akan terjadi gejolak karena desa tidak mengetahui sama sekali data-data penerima bantuan tersebut.
“Kalau memang itu [BLSM] layak dan wajar demi kesejahteraan masyarakat tidak masalah,” katanya.
Dia berharap pemerintah pemerintah pro aktif menyampaikan apa yang perlu dilakukan perangkat desa. Pernyataan tersebut diakui Istandi juga mewakili 144 Kepala Desa se-Gunungkidul.
Kepala Desa Banyusoco, Kecamatan Playen, Sumaryadi mengaku, 500 dari 1.500 Kepala Keluarga (KK) yang miskin belum ada kepastian berapa yang mendapat bantuan sebagai akibat kenaikan BBM ini.
Dia juga tidak bisa menolak atau pun menerima BLSM karena tidak tahu menahu bagaimana proses dan meknisme penyaluran BLSM tersebut. “Bagi saya ini seperti buah simalakama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Budidaya nangka di Gunungkidul bakal terus diperkuat untuk memenuhi pembuatan gudeg yang jadi makanan khas di DIY karena masih banyak datangkan dari luar daerah
Kebakaran rumah di Weru Sukoharjo menghanguskan bangunan dan isinya. Kerugian ditaksir Rp200 juta, termasuk uang dan perhiasan emas.
Indonesia meraih lima emas di Asian Games 2026 dan finis peringkat 16 dengan total 39 medali, melampaui target empat emas.
Eks pimpinan keselamatan OpenAI David Robinson mundur dan memperingatkan risiko keamanan AI serta pentingnya pengawasan independen.
Kasus korupsi pengurusan HGB menyoroti dugaan mafia tanah ATR BPN dan pentingnya pengawasan diskresi dalam pelayanan pertanahan.