Advertisement

Kantor Diduga Scam di Sleman Tutup Usai Penggerebekan Polisi

Catur Dwi Janati
Selasa, 06 Januari 2026 - 13:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Kantor Diduga Scam di Sleman Tutup Usai Penggerebekan Polisi Situasi kantor yang diduga markas scam di Ngaglik pada Selasa (6/1/2026). - Harian Jogja // Catur Dwi Janati 

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN— Sehari setelah digerebek aparat kepolisian, kantor yang diduga menjadi markas penipuan daring (scam) di kawasan Ngaglik, Sleman, terpantau sepi. Para karyawan kantor tersebut disebut telah dibawa polisi pada Senin (5/1/2026).

Pantauan Harian Jogja di lokasi pada Selasa (6/1/2026) menunjukkan kantor yang berada di tepi Jalan Gito Gati itu dalam kondisi tertutup. Akses masuk ke halaman kantor terhalang rantai besi, sementara pintu-pintu bangunan tampak terkunci. Tidak terlihat aktivitas orang di sekitar lokasi.

Advertisement

Seorang saksi berinisial N mengatakan, penggerebekan berlangsung sejak siang hari. Polisi mulai berdatangan sekitar pukul 12.00 WIB dan membawa para karyawan menjelang sore.

“Pantauannya kemarin lumayan ramai. Hari-hari juga selalu ramai, buka 24 jam,” kata N.

Menurut N, keseharian kantor tersebut memang terlihat aktif dengan jumlah pekerja mencapai puluhan orang. Hal itu terlihat dari banyaknya sepeda motor yang terparkir hingga memenuhi halaman kantor.

Ia mengaku tidak mengetahui secara rinci asal para pekerja. Namun, berdasarkan informasi yang didengarnya, para karyawan bertugas sebagai customer service (CS) atau admin.

“Enggak pernah tanya juga mereka orang mana. Setahunya cuma kerja di situ, katanya CS atau admin,” ujarnya.

Saat penggerebekan berlangsung, N menyebut banyak warga sekitar yang ikut menyaksikan dari luar area kantor. Para pekerja terlihat diangkut menggunakan kendaraan kepolisian. Menurut pengamatannya, para karyawan tidak mengenakan seragam khusus dan berpakaian bebas seperti aktivitas kerja sehari-hari.

“Pakai baju biasa, ada yang formal ada yang enggak, tapi ya bebas,” tandasnya.

Saksi lain berinisial J mengatakan situasi di sekitar kantor ramai sejak siang hingga sekitar pukul 16.00 WIB. Ia melihat polisi datang menggunakan dua truk, dua mobil patroli, serta sejumlah sepeda motor.

“Truk itu yang dipakai buat ngangkut orang-orangnya,” kata J.

J juga menyebut para pekerja di kantor tersebut bekerja sebagai admin dan menjalankan aktivitas selama 24 jam. Ia mengaku tidak pernah melihat adanya warga negara asing (WNA) di lokasi tersebut. Selain para karyawan, sepeda motor yang terparkir di halaman kantor juga turut diangkut polisi saat penggerebekan.

Sebelumnya, Kasatreskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian membenarkan adanya pengungkapan dugaan tindak pidana scam di Jalan Gito Gati. Kantor tersebut diduga menjadi markas penipuan daring jaringan internasional.

“Benar, Polresta Yogyakarta berhasil mengungkap dugaan tindak pidana scam jaringan internasional di Jalan Gito Gati. Saat ini masih dalam proses pendalaman, progresnya akan kami sampaikan,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Pemkab Bireuen Bangun 1.000 Huntap Korban Banjir dan Longsor

Pemkab Bireuen Bangun 1.000 Huntap Korban Banjir dan Longsor

News
| Rabu, 07 Januari 2026, 23:17 WIB

Advertisement

Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional

Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional

Wisata
| Rabu, 07 Januari 2026, 14:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement