Kebakaran Kandang Bebek di Boyolali, 2.500 Ekor Mati Terpanggang
Kebakaran kandang bebek di Boyolali diduga akibat korsleting listrik. Sebanyak 2.500 ekor bebek mati dan kerugian ditaksir Rp100 juta.
SLEMAN: Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sejak 22 Juni 2013 silam tidak mempengaruhi harga sejumlah bahan kebutuhan pokok. Sebab sudah banyak pedagang yang menaikkan harga kebutuhan pokok ini.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Sleman Slamet Riyadi mengatakan sudah mulai melakukan pengecekan harag barang kebutuhan pokok sejak Kamis (26/6/2013) silam. Mereka memfokuskan di dua pasar tradisional, yakni di Pasar Sleman dan Gamping.
“Setelah kami cek ke lapangan memang harga kebutuhan pokok akibat kenaikan BBM tidak terlalu berdampak. Sebab banyak pedagang sudah terlebih dulu menaikkan harga sebelum pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM ini,” jelas Slamet di Kantornya, Jumat (28/6/2013).
Slamet mengatakan harga sembako sejauh ini masih mengikuti mekanisme pasar. Artinya jika permintaan melonjak maka harga juga ikut naik. Itupun jika tidak diimbangi dengan stok barang yang cukup.
“Jika stok barang cukup dan permintaan biasa saja, harga juga akan stabil seperti sekarang. Nah kami berputar-putar ini guna melihat apakah barang masih tersedia, jika tidak tentu akan kami antisipasi agar tidak terjadi kenaikan harga,” imbuh Slamet.
Berdasar pantauan, harga beras IR 64 rata-rata kisaran Rp7.500 per kilogram (kg), gula pasir Rp11.000 – Rp11.500 per kg dan minyak goreng Rp10.500 per liter. Sementara harga ayam potong Rp28.000 per kg dan telur Rp18.500 – Rp19.000 per kg.
Sedangkan cabai rawit, sebelum maupun sesudah kenaikan BBM, harganya hampir sama, yakni Rp35.000 per kg dan cabai keriting merah Rp24.000 per kg. Adapun bawang merah dan bawang putih, masing-masing Rp28.000 per kg dan Rp21.000 per kg.
Komoditi daging sapi kualitas terbaik juga stabil di kisaran Rp90.000 – Rp92.000 per kg yang kualitas terbaik. Sedang kualitas di bawahnya rata-rata Rp75.000 per kg.
Salah satu pedagang sembako di Pasar Sleman, Hastana, 42 mengaku, sudah menaikkan harga sembako sebelum pengumuman keputusan kenaikan harga BBM oleh pemerintah. Hal ini dilakukan agar pihaknya masih bisa memutar uang modalnya untuk mengambil barang.
“Kalau tidak dinaikkan, saat naik kami akan kekurangan modal. Makanya kami menaikkan dulu harganya namun tidak terlalu tinggi dan agar permintaan masih tetap stabil. Dan hal ini juga sudah menjadi kebiasaan,” ujar Hastana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran kandang bebek di Boyolali diduga akibat korsleting listrik. Sebanyak 2.500 ekor bebek mati dan kerugian ditaksir Rp100 juta.
Pemkab Bantul memindahkan TPR Parangtritis ke akses masuk pantai mulai 1 Juli 2026 untuk menata retribusi wisata dan menghindari keluhan pengguna jalan.
Pemerintah mulai menerapkan biodiesel B50 sejak 1 Juli 2026 untuk mempercepat transisi energi dan mengurangi ketergantungan BBM fosil.
Polres Bantul mengintensifkan Gerakan Orang Tua Memanggil selama libur sekolah untuk mencegah kenakalan remaja dan kejahatan jalanan.
Menhaj Irfan Yusuf menegaskan Presiden Prabowo tidak akan campur tangan dalam Muktamar NU Ke-35 dan membantah isu poros Istana.
Jari warga Nanggulan membengkak akibat cincin emas yang dipakai selama 25 tahun. Damkar Kulonprogo berhasil melepas cincin tersebut.