Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
SLEMAN: Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sejak 22 Juni 2013 silam tidak mempengaruhi harga sejumlah bahan kebutuhan pokok. Sebab sudah banyak pedagang yang menaikkan harga kebutuhan pokok ini.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Sleman Slamet Riyadi mengatakan sudah mulai melakukan pengecekan harag barang kebutuhan pokok sejak Kamis (26/6/2013) silam. Mereka memfokuskan di dua pasar tradisional, yakni di Pasar Sleman dan Gamping.
“Setelah kami cek ke lapangan memang harga kebutuhan pokok akibat kenaikan BBM tidak terlalu berdampak. Sebab banyak pedagang sudah terlebih dulu menaikkan harga sebelum pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM ini,” jelas Slamet di Kantornya, Jumat (28/6/2013).
Slamet mengatakan harga sembako sejauh ini masih mengikuti mekanisme pasar. Artinya jika permintaan melonjak maka harga juga ikut naik. Itupun jika tidak diimbangi dengan stok barang yang cukup.
“Jika stok barang cukup dan permintaan biasa saja, harga juga akan stabil seperti sekarang. Nah kami berputar-putar ini guna melihat apakah barang masih tersedia, jika tidak tentu akan kami antisipasi agar tidak terjadi kenaikan harga,” imbuh Slamet.
Berdasar pantauan, harga beras IR 64 rata-rata kisaran Rp7.500 per kilogram (kg), gula pasir Rp11.000 – Rp11.500 per kg dan minyak goreng Rp10.500 per liter. Sementara harga ayam potong Rp28.000 per kg dan telur Rp18.500 – Rp19.000 per kg.
Sedangkan cabai rawit, sebelum maupun sesudah kenaikan BBM, harganya hampir sama, yakni Rp35.000 per kg dan cabai keriting merah Rp24.000 per kg. Adapun bawang merah dan bawang putih, masing-masing Rp28.000 per kg dan Rp21.000 per kg.
Komoditi daging sapi kualitas terbaik juga stabil di kisaran Rp90.000 – Rp92.000 per kg yang kualitas terbaik. Sedang kualitas di bawahnya rata-rata Rp75.000 per kg.
Salah satu pedagang sembako di Pasar Sleman, Hastana, 42 mengaku, sudah menaikkan harga sembako sebelum pengumuman keputusan kenaikan harga BBM oleh pemerintah. Hal ini dilakukan agar pihaknya masih bisa memutar uang modalnya untuk mengambil barang.
“Kalau tidak dinaikkan, saat naik kami akan kekurangan modal. Makanya kami menaikkan dulu harganya namun tidak terlalu tinggi dan agar permintaan masih tetap stabil. Dan hal ini juga sudah menjadi kebiasaan,” ujar Hastana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Social Research Centre (SOREC) dan Yayasan Jembatan Cahaya Kasih melakukan kajian mengenai kerentanan perempuan dan anak di Tanah Harapan, Koja dan Kalibaru
Hujan ekstrem melanda Prefektur Chiba, Jepang, menyebabkan enam orang tewas, 400.000 warga dievakuasi, dan ribuan penumpang terjebak di Bandara Narita.
Sejumlah siswa SR Terintegrasi 1 Kulonprogo mengalami homesick. Satu siswa resmi mundur, dua lainnya dalam proses pengunduran diri.
Menkum Supratman Andi Agtas menyebut Prabowo meminta pembahasan RUU Perampasan Aset segera dipercepat oleh DPR.
Kemantren Pakualaman masuk 10 besar kinerja perangkat daerah Kota Jogja dengan peringkat kesembilan dan terbaik di antara 14 kemantren.