Advertisement

PELURU NYASAR DI PERMUKIMAN : Peluru Nyasar Bukan Dari Siswa Tapi Pelatih

Ujang Hasanudin
Selasa, 02 Juli 2013 - 11:16 WIB
Maya Herawati
PELURU NYASAR DI PERMUKIMAN : Peluru Nyasar Bukan Dari Siswa Tapi Pelatih

Advertisement

http://www.harianjogja.com/baca/2013/07/02/peluru-nyasar-di-permukiman-peluru-nyasar-bukan-dari-siswa-tapi-pelatih-421812/peluru-nyasar-2-ujang-hasanudin-2" rel="attachment wp-att-421814">http://images.harianjogja.com/2013/07/peluru-nyasar-2-ujang-hasanudin1.jpg" alt="" width="358" height="269" />Harianjogja.com GUNUNGKIDUL-Komandan Skadron Pendidikan Lanud Adisucipto Letnan Kolonel C Eka Susanti menyatakanhttp://www.harianjogja.com/baca/2013/07/02/peluru-nyasar-di-permukiman-tni-au-siap-tanggung-jawab-421801" target="_blank"> peluru yang nyasar ke permukiman warga di Dusun Gading, Desa Gading, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul bukan berasal dari siswa latihan Prayuda Wanita Angkatan Udara (Wara) yang sedang berlatih menembak melainkan dari pelatih.

"Jadi [peluru nyasar] bukan dari senjata siswa tapi pelatih saat siswa merayap" katanya seusai memberikan bantuan Rp10 juta kepada warga yang rumahnya terkena peluru, Senin (1/7/2013) malam.

Advertisement

Eka mengatakan, semua yang terlibat dengan insiden peluru nyasar akan ditindaklanjuti oleh pimpinan.

Sementara itu seluruh siswa Wara yang berjumlah 36 siswa Senin (1/7/2013) ditarik ke Lanud Gading. Namun penarikan tersebut ditegaskan Eka bukan karena insiden peluru nyasar melainkan sudah rangkaian pelatihan yang sudah dijadwalkan.

"Jadi setelah berlatih merayap dan berguling latihan selanjutnya di Lanud Gading latihan mempertahankan pangkalan," tegasnya.

Pihak TNI Angkata Udara membantu perbaikan rumah warga yang terkena peluru berwujud uang, kata Eka, sudah atas pembicaraan dengan perangkat desa, dan perangkat dusun.

Kasi Persenjataan Lanud Adisucipto Mayor Tehnik Subagyo sebelumnya mengatakan, peluru yang dimuntahkan dan menyasar rumah warga berkaliber 12,7 mili meter. Dia tidak menduga bakal menyasar pemukiman dengan jarak jauh. Sebab, jarak efektif tembakan hanya 1,5 kilometer.

"Mungkin ada faktor-X, yang jelas itu rekoset [peluru yang mantul] dari tebing" ucapnya.

Suharno kepala desa gadingsetelah dinventarisir ada 22 rumah yang terkena dampak, yang terdiri dusun Gading III ada 5 rumah, dan Gading IV ada 17 rumah.

"Kerusakan sebagian ada di bagian atap," jelasnya. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada TNI yang cepat tanggap sehingga warga merasa tenang kembali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Gempa Magnitudo 5,7 Terjadi di Tuapejat Mentawai, Picu Kepanikan

Gempa Magnitudo 5,7 Terjadi di Tuapejat Mentawai, Picu Kepanikan

News
| Sabtu, 04 April 2026, 19:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement