Advertisement
Segoroyoso Khawatir Harga Daging Anjlok
Advertisement
http://www.harianjogja.com/baca/2013/08/01/segoroyoso-khawatir-harga-daging-anjlok-433722/daging-sapi-impor-bisnis-indonesia-4" rel="attachment wp-att-433727">http://images.harianjogja.com/2013/08/daging-sapi-impor-bisnis-indonesia1.jpg" alt="" width="150" height="100" />Harianjogja.com, JOGJA - Paguyuban Pedagang Daging Sapi Segoroyoso tegas menolak impor sapi karena dapat berdampak buruk pada peternak dan pedagang sapi lokal.
“Kami tetap menolak impor sapi potong maupun daging sapi dari luar negeri. Karena itu akan berdampak pada peternak sapi lokal,” ujar Ketua Paguyuban Pedagang Daging Sapi Segoroyoso Ilham Akhmadi, Rabu (31/7).
Advertisement
Ilham mengungkapkan, dengan masuknya daging sapi impor maupun sapi impor siap potong, harga sapi lokal akan terpuruk. Apalagi saat ini populasi sapi lokal di DIY semakin menurun.
Masuknya sapi impor akan semakin menekan harga di tingkat peternak. Harga sapi lokal akan jatuh di pasaran karena murahnya harga daging sapi impor yang disubsidi oleh pemerintah.
“Peternak lokal tak akan untung bila pemerintah melakukan impor daging sapi. Apalagi saat ini daya beli masyarakat atau konsumen sedang turun karena masih tingginya harga daging sapi di pasaran,” terang Ilham.
Pada Lebaran nanti, asosiasi ini tak akan menaikkan harga daging sapi. Harga daging sapi saat ini rata-rata mencapai Rp95.000 sampai Rp97.000 per kilogram.
Ilham menambahkan, konsumsi daging sapi di DIY per hari rata-rata mencapai lima ton pada hari biasa. Sedangkan nantinya saat Lebaran konsumsi daging sapi di DIY akan meningkat dari hari biasanya. Kenaikannya mencapai lima hingga enam kali dari konsumsi daging di hari biasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Gempa Magnitudo 5,7 Terjadi di Tuapejat Mentawai, Picu Kepanikan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




