Advertisement
Pelajar DIY Ditantang Bikin Film Indie
Advertisement
[caption id="attachment_437187" align="alignleft" width="300"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/08/13/pelajar-diy-ditantang-bikin-film-indie-437184/film-12" rel="attachment wp-att-437187">http://images.harianjogja.com/2013/08/film.jpg" alt="" width="300" height="249" /> JIBI/Harian Jogja/Istimewa
Ilustrasi[/caption]
Harianjogja.com, JOGJA – Dinas Pariwisata DIY bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI mengadakan Festival Film Indie Tingkat pelajar se DIY 2013.
Advertisement
Kegiatan yang bertujuan mempromosikan kebudayaan khas Jogja ini sekaligus mengajak para sineas muda dari kalanagn pelajar untuk menunjukkan karya sinematografi mereka dalam bentuk film pendek.
Mengusung tema Jogja Istimewa, para peserta ditantang untuk membuat film pendek berdurasi 15-20 menit. Karya itu akan mengikuti proses penjurian dan akan diputar dalam festival yang akan digelar 2-13 September 2013 itu.
Tak sekadar lomba, pelajar yang tertarik mendalami bidang perfilman juga dapat mengikuti workshop yang diadakan selama festival berlangsung.
Kepala Seksi Kelembagaan Dinas Pariwisata DIY Haris Iskandar kepada Harian Jogja Senin (12/8/2013) mengatakan, pemilihan tema ini merupakan salah satu upaya mengenalkan dan mempromosikan berbagai kearifan lokal dan kebudayaan yang dimiliki DIY. Selain itu, pihaknya juga ingin mengajak sineas muda untuk berkreasi.
“Kami memang sengaja menyasarkan pada kalangan pelajar untuk mengangkat tema-tema kebudayaan di Jogja,” ujarnya.
Haris menambahkan, tak ada batasan jumah karya yang dapat diikutkan dalam festival yang terselenggara berkat kerjasama Dinas Pendidikan serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini. Masing-masing peserta juga bebas berkreasi selama tidak mengandung unsur pornografi dan SARA. Selain itu, berbagai hadiah menarik juga disiapkan untuk karya-karya terbaik.
Rencananya, penjurian akan dilakukan secara langsung oleh para praktisi sinematografi. “Seluruh proses penjurian akan diserahkan kepada ahlinya dan terlepas dari panitia. Sehingga bisa dipastikan karya yang terpilih adalah yang terbaik,” pungkas Haris. (Gilang Jiwana)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penerbangan Singapore Airlines ke Dubai Masih Dibatalkan, Ini Sebabnya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement




