Calon Haji DIY Banyak Alami Hipertensi

06 September 2013 19:22 WIB Jumali Jogja Share :

[caption id="attachment_445038" align="alignleft" width="314"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=445038" rel="attachment wp-att-445038">http://images.harianjogja.com/2013/09/haji-jemaah-ilustrasi-antara2.jpg" alt="" width="314" height="235" /> Ilustrasi haji (JIBI/Harian Jogja/Antara)[/caption]

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja hipertensi dan darah tinggi masih menjadi penyakit dominan yang menghinggapi jemaah calon haji (calhaj) terutama calhaj yang berusia lanjut.

Kepala Dinkes Jogja Tuti Sulistyowati mengatakan penyakit hipertensi dan darah tinggi masih mendominasi. Untuk itu, saat pemeriksaan ini tim kesehatan dari puskesmas telah memberikan saran kepada calhaj untuk pengobatan penyakitnya.

Menurutnya, penyakit tersebut sebenarnya bisa diatasi dengan mengatur pola makan dan pola aktivitas.

"Yang terpenting jangan sampai dehidrasi, memperbanyak air minum dan jangan minum air dingin. Kami juga minta mereka untuk memperbanyak makan buah dan sayur," terang dia, Jumat (6/9/2013).

Adapun Kepala Seksi Haji Kementerian Agama (Kemenag) Jogja, Hasto Perwiro Utomo mengakui penyakit hipertensi dan darah tinggi masih menjadi persoalan kesehatan calhaj. Untuk itu pihaknya mengimbau kepada para calhaj untuk mematuhi saran dari petugas kesehatan.

Kemenag Jogja mencatat tahun ini ada 394 calhaj yang akan diberangkatkan. Jumlah itu terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter) yakni kloter 21, 22 dan 25.

Mereka akan mulai meninggalkan Tanah Air menuju Tanah Suci Mekah pada 17 September mendatang. "Nanti untuk pelepasnnya kami rencanakan dilakukan langsung oleh Walikota Jogja," ucapnya.