HARIAN JOGJA HARI INI : Polisi Kalasan Dituntut Mati

17 September 2013 10:42 WIB Jogja Share :

[caption id="attachment_448273" align="alignleft" width="500"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/09/17/harian-jogja-hari-ini-polisi-kalasan-dituntut-mati-448267/17-9-epaper" rel="attachment wp-att-448273">http://images.harianjogja.com/2013/09/17-9-epaper.jpg" alt="" width="500" height="362" /> Sampul Harian Jogja edisi Selasa (17/9/2013)[/caption]

Harian Jogja cetak hari ini menampilkan berita Briptu Hardani, anggota Polsek Kalasan, otak pemerkosaan, pembunuhan dan pembakaran Riya Puspita Restanti, dituntut hukuman mati oleh jaksa dalam sidang di Pengadilan Negeri Sleman, Senin (16/9/2013).

Di bagian lain ada berita kekeringan di Pundak Bantul, yang tidak hanya merepotkan kehidupan rumah tangga, tetapi juga anak-anak sekolah.

Pada halaman 2, Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI, Tubagus Hasanudin mengingatkan agar TVRI tidak berlebihan menggunakan frekuensinya untuk menyiarkan acara konvensi Partai Demokrat.

Halaman Jogjapolitan menampilkan berita tingkat keseriusan anggota Dewan mengikuti agenda kedewanan mulai menurun setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan daftar calon tetap (DCT) pertengahan Agustus lalu.

Sepakbola internasional masih menyoroti Real Madrid yang menghabiskan 600 juta euro atau Rp91,4 triliun lebih untuk belanja pemain dalam lima tahun terakhir. Tapi ambisi Madrid merengkuh trofi Liga Champions ke-10 masih selalu kandas di tengah jalan.

Adapun sepakbola nasional menampilkan krisis cedera di lini belakang PSS Sleman kian parah. Untungnya, bek serba bisa Waluyo bisa diandalkan.

Lebih lengkap Anda bisa membaca Harian Jogja dalam versi e-Paper dengan mengklik tautan berikut ini:

http://epaper.harianjogja.com/">http://epaper.harianjogja.com/

Harian Jogja juga hadir dalam versi kertas seharga Rp1.000 yang bisa Anda dapatkan di agen-agen koran terdekat.

SELAMAT MEMBACA… HARIAN JOGJA Berbudaya dan Membangun Kemandirian…