Harga Ternak Naik, Sapi Rp13 Juta Per Ekor

18 September 2013 16:17 WIB Ujang Hasanudin Gunungkidul Share :

[caption id="attachment_448778" align="alignleft" width="450"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/09/18/harga-ternak-naik-sapi-rp13-juta-per-ekor-448777/sapi-hidup-bisnis-indonesia-3" rel="attachment wp-att-448778">http://images.harianjogja.com/2013/09/sapi-hidup-bisnis-indonesia1.jpg" alt="" width="450" height="300" /> Ilustrasi sapi (JIBI/Harian Jogja/Bisnis Indonesia)[/caption]

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Harga hewan ternak mulai naik seiring mendekati hari raya Iduladha. Kenaikan terjadi sejak seminggu terakhir karena banyaknya permintaan.

Salah satu penjual ternak di Pasar Hewan Siyono, Ngatijo, menuturkan, harga sapi ukuran kurban yang biasanya Rp12 juta saat ini naik menjadi Rp13 juta. “Belum ada seminggu naik satu juta,” kata dia, Rabu (18/9/2013).

Menurut Ngatijo, sapi ukuran kurban rata-rata berumur 2,5 tahun. Sapi kurban terdiri dari sapi impor dan sapi lokal (putih), namun harganya sama. “Dari kemarin sudah banyak yang nyari sapi kurban” ucap dia.

Sementara harga kambing jawa di Pasar Dondong, Kecamatan Saptosari saat ini untuk ukuran besar mencapai Rp2,5 juta dan ukuran sedang Rp1,6 juta.

Ngadmo Prayoto, salah satu pedagang pasar setempat juga mengaku sudah ada beberapa kambing yang sudah dipesan untuk hari raya kurban.