HARGA AYAM NAIK : Di Jogja, Daging Ayam Rp33.000 Per Kilogram

23 September 2013 17:29 WIB Holy Kartika Nurwigati Jogja Share :

[caption id="attachment_450333" align="alignleft" width="500"]http://images.solopos.com/2013/09/pedagang-daging-ayam-Holy-Kartika-.jpg">Foto pedagang daging ayam di Pasar Beringharjo. Di Jogja, Daging Ayam Rp33.000 Per Kilogram. (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika NS) http://images.solopos.com/2013/09/pedagang-daging-ayam-Holy-Kartika-.jpg" width="500" height="354" /> Foto pedagang daging ayam di Pasar Beringharjo. Di Jogja, Daging Ayam Rp33.000 Per Kilogram. (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika NS)[/caption]

Harianjogja.com, JOGJA-Kenaikan harga daging ayam di sejumlah daerah juga merembet ke Jogja. Harga daging ayam hari ini, Senin (23/9/2013) di pasar tradisional Kota Jogja mencapai Rp33.000 per kilogram (kg).

“Sudah seminggu ini harganya naik, dari yang tadinya Rp27.000 sampai Rp28.000, naik jadi Rp33.000 per kilogramnya,” ujar Harti salah satu pedagang daging ayam di Pasar Beringharjo, Jogja, kepada Harianjogja.com, hari ini.

Harti mengatakan naiknya harga daging ayam potong ini diakibatkan oleh beberapa faktor. Tingginya biaya transportasi juga menjadi faktor naiknya harga ayam hidup. Selain itu, harga pakan ayam juga mengalami kenaikan.

“BBM-nya sudah mahal, ditambah pakannya juga naik. Mau tidak mau harga dagingnya juga naik,” ujar Harti.

Selama ini pembeli masih mengandalkan daging ayam sebagai lauk pauk. Akibat harga daging sapi yang masih bertahan tinggi, membuat konsumen beralih ke daging ayam.

Kini harga daging ayam pun meningkat, hal ini diakui Harti membuat konsumen juga mempertimbangkan kembali membeli daging ayam sebagai lauk.

“Daging sapi mahal, banyak pembeli yang akhirnya beralih ke daging ayam. Sekarang ayamnya ikut naik, pembelinya juga jadi makin sepi. Apalagi harga tempenya juga mahal sekarang,” papar Harti.