MAYAT DI PANTAI : Sulit Dikenali, Mayat Dimakamkan di Kemadang

23 September 2013 14:05 WIB Kusnul Isti Qomah Gunungkidul Share :

[caption id="attachment_450203" align="alignleft" width="311"]http://images.solopos.com/2013/09/ILUSTRASI-MAYAT-2-ANTARA2.jpg">Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja/Antara)http://images.solopos.com/2013/09/ILUSTRASI-MAYAT-2-ANTARA2.jpg" width="311" height="235" /> Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja/Antara)[/caption]

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Kondisi http://www.solopos.com/2013/09/23/mayat-di-pantai-mayat-tanpa-identitas-terdampar-di-pantai-sepanjang-450202">mayat yang ditemukan terdampar di Pantai Sepanjang Gunungkidul sudah tidak utuh, sehingga sulit dikenali.

Kapolsek Tanjungsari AKP Basiron mengatakan pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan mayat tersebut merupakan wisatawan atau bukan.

Menurutnya mayat tersebut bisa siapa saja karena kondisi mayat yang sudah tidak utuh dan tanpa identitas.

“Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kami akan mencari data orang hilang dengan ciri-ciri yang mirip karena mayat ini bisa nelayan, wisatawan, pemancing dan lain-lain. Kita kan tidak tahu,” tutur dia.

Kanit Patroli Polsek Tanjungsari Ipda Radio menuturkan lantaran tanpa identitas, setelah selesai diperiksa, mayat kemudian dimakamkan di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari.

Sesuai kebijakan yang berlaku, ketika ditemukan mayat tanpa identitas, makan pemakanan menjadi tanggung jawab desa tempat ditemukannya mayat tersebut.